BACA JUGA:Mata Perih dan Tenggorokan Gatal Akibat Kabut Asap Karhutla? Ini 5 Makanan Kaya Antioksidan
Jangan mengambil risiko hanya untuk mendahului kendaraan lain beberapa menit lebih cepat.
5. Jangan Abaikan Perlindungan Pernapasan
Saat kabut asap menebal, gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus untuk membantu mengurangi paparan asap.
Masker respirator seperti N95 atau KN95 yang terpasang rapat dapat membantu menyaring partikel halus.
BACA JUGA:5 Tips Jaga Kesehatan saat Kabut Asap, Jangan Sepelekan Dampaknya bagi Pernapasan dan Tubuh
BACA JUGA:Kabut Asap Pekat Selimuti Palembang hingga Minggu Siang, Warga Mulai Resah
Tapi disarankan, jika kondisi benar-benar buruk, lebih baik membatasi kegiatan di luar ruangan dan menunda perjalanan yang tidak mendesak.
6. Cek Kendaraan Sebelum Berangkat
Sebelum keluar rumah, pastikan lampu depan, lampu belakang, lampu rem, dan rem berfungsi dengan baik.
Kemudian, bersihkan kaca depan mobil agar tidak semakin menghalangi pandangan.
BACA JUGA:Rumah Tetap Fresh Meski Kabut Asap Menyerang! Ini 5 Tanaman Hias yang Bisa Bantu Saring Polusi Udara
Bagi pengendara sepeda motor, periksa kaca helm.
Kaca yang buram atau kotor bisa membuat pandangan semakin sulit saat jalan diselimuti asap.
7. Jangan Sembarangan Menyalakan Lampu Hazard
Penggunaan lampu hazard saat kendaraan melaju normal justru dapat membingungkan pengguna jalan lain.
BACA JUGA:Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang? Astra Motor Sumsel Ingatkan Pentingnya #Cari_Aman
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Sumsel 7 Agustus 2026: Waspada! Palembang Berawan, Pagar Alam Diselimuti Kabut Asap