Sebab, lampu hazard yang berkedip bersamaan dapat membuat pengguna jalan lain kesulitan melihat isyarat ketika kendaraan hendak berbelok atau berpindah jalur.
Gunakan lampu sesuai fungsinya dan nyalakan lampu sein saat akan mengubah arah.
8. Kalau Asap Terlalu Tebal, Lebih Baik Berhenti
Saat kabut asap sudah terlalu tebal, kurangi kecepatan secara terkendali, lalu cari tempat aman untuk berhenti, jauh dari jalur kendaraan.
BACA JUGA:Waspada! Kabut Asap dan Udara Kabur Diprediksi Landa Sejumlah Wilayah Sumsel Hari Ini
BACA JUGA:Karhutla Meluas, Udara Muba Tak Sehat: Sekolah Diminta Siaga
Ingat, jangan berhenti mendadak di tengah jalan atau di bahu jalan yang sempit..
Jika belum berangkat dan urusannya tidak mendesak, menunggu sampai kondisi membaik tentu lebih bijak daripada mengambil risiko di jalan.
9. Jangan Paksakan Perjalanan Saat Pandangan Terbatas
Ketika jarak pandang berkurang akibat kabut asap, pengendara memiliki waktu lebih sedikit untuk mengenali bahaya dan menghindari kecelakaan.
BACA JUGA:Cegah ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla, Bupati Mura Gercep Turun Bagikan Masker Gratis
Karena itu, warga Palembang yang hendak bepergian sebaiknya memantau kondisi udara serta informasi dari instansi terkait.
Jika asap semakin pekat, kurangi aktivitas di luar rumah dan pertimbangkan kembali perjalanan yang tidak mendesak.
Jangan sampai keinginan cepat tiba di tujuan justru membuat keselamatan diri dan orang lain terabaikan.