Perkuat Soliditas Partai, Gus Halim Kukuhan Pengurus DPC PKB MLM Periode 2026-2031

Senin 19-10-2026,02:52 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

“PKB harus menjadi solusi dari seluruh persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:Kejari Musi Rawas Gerak Cepat, Rp3,7 Miliar Keuangan Negara Berhasil Diselamatkan

BACA JUGA:Lantik Kasi Intel dan Kepala Subbagian Pembinaan, Kajari Mura Sampaikan Pokok Arahan Ini

Ia juga mengajak seluruh kader untuk mendukung program pemerintah daerah yang benar-benar bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Nasrul berharap penguatan organisasi dan peningkatan perolehan suara, dapat membuka peluang bagi PKB untuk mengusung kader terbaiknya sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah pada pilkada mendatang.

Sementara itu, Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim menegaskan bahwa PKB merupakan partai terbuka yang mengedepankan politik rahmatan lil alamin.

Menurutnya, meskipun PKB lahir dari aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU), partai tersebut tidak membatasi diri berdasarkan latar belakang agama, suku, budaya maupun pilihan politik.

BACA JUGA:PHR Zona 4 Perkuat Sinergi dengan Pemda Muara Enim dan Musi Rawas, Ini Hasil Pertemuannya

BACA JUGA:Tampil Beda dan Estetik! Jembatan di Musi Rawas Kini Dihiasi Motif Batik, Pengendara Makin Nyaman

“PKB menjadi partai terbuka dan menjalankan politik rahmatan lil alamin.

Siap membantu siapa pun, tidak ada sekat. Jangankan sekat politik, sekat agama saja tidak ada,” kata Gus Halim.

Dia menjelaskan, semangat keterbukaan tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, termasuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat serta lintas partai politik.

Gus Halim juga mengingatkan para kader agar memahami sejarah kelahiran PKB.

BACA JUGA:Rayakan HUT ke-83, Musi Rawas Pamer Prestasi dan Target Besar ke Depan

BACA JUGA:Kapolres Musi Rawas Sidak Tes Urine Ratusan Anggota Polisi, Bagaimana Hasilnya?

Menurutnya, PKB tidak lahir semata-mata dari keinginan sekelompok orang di Jakarta, tetapi juga berangkat dari aspirasi kader NU dan berbagai elemen masyarakat di daerah yang menginginkan hadirnya wadah politik pada era reformasi.

Kategori :