Diperlukan kerja sama erat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga seluruh lapisan warga.
"Sinergi erat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan seluruh warga adalah kunci utama," paparnya.
"Kita tidak bisa berdiri sendiri menghadapi bahaya api yang mengancam lingkungan dan keselamatan bersama," tegasnya.
Dandim 0402/OKI-OI Punya Harapan Besar!
BACA JUGA:Sambut Siswa Seskoad, Bupati Muba M. Toha Tohet Perkuat Sinergi Mitigasi Karhutla di Musi Banyuasin
Sementara itu, Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono menyampaikan apresiasi atas kehadiran sembilan Pasis Seskoad yang akan melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan Karhutla.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan pemahaman mengenai langkah pencegahan kebakaran.
"Selamat datang. Mudah-mudahan dengan kehadiran Pasis Seskoad dalam melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan tentang Karhutla, dapat membangun kesadaran masyarakat," harapnya.
Melalui edukasi ini, pesan pencegahan Karhutla diharapkan menjangkau lebih banyak warga di wilayah OKI dan Ogan Ilir.
BACA JUGA:Dandim 0402/OKI-OI Berganti! Bupati Panca Wijaya Akbar Titip Pesan Penting, Ini Harapannya
Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tugas aparat maupun pemerintah.
Seluruh masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran, mulai dari meningkatkan kewaspadaan hingga segera melaporkan potensi kebakaran kepada petugas.
Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, ancaman Karhutla diharapkan dapat ditekan sejak dini demi menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat.