Banner Honda PCX

Bisnis Emas dan Haji Perkuat Kinerja BSI, Laba Tembus Rp3,7 Triliun

Bisnis Emas dan Haji Perkuat Kinerja BSI, Laba Tembus Rp3,7 Triliun

(kiri-kanan) Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (tengah), Direktur Risk Management Grandhis H.Harumansyah (paling kiri), Wakil Direktur Utama Bob T.Ananta (dua dari kiri), Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho (empat dari kiri), Direktur Sales -BSI-

Tak hanya tumbuh sustain, kualitas pembiayaan terjaga dengan indikasi NPF Gross 1,87% membaik dari periode sebelumnya dan lebih baik dari posisi industri yang berada pada level 2,22%. 

Sementara itu Direktur Finance and Strategy Ade Cahyo Nugroho menjelaskan bahwa strategi lain yang juga mendorong kinerja solid yakni pengelolaan dana murah. 

BACA JUGA:BSI dan Mekari Kolaborasi Ciptakan Ekosistem Keuangan Syariah Digital Terintegrasi

BACA JUGA:BSI Gandeng GAHC, 1.000 Sertifikasi Halal Australia Disiapkan untuk UMKM Indonesia

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tumbuh konsisten  dengan Tabungan sebagai engine growth, sehingga menjaga komposisi Dana Murah (CASA) di level 61,78% atau Rp199,48 triliun. 

Ekosistem payroll dan haji terbukti mampu mendorong pertumbuhan DPK 8,83% (YoY) mencapai Rp323 triliun. 

Tabungan BSI mencapai Rp141,30 triliun, tumbuh 9,71% (YoY). 

Melesatnya bisnis berbasis emas, kata Ace Cahyo, meningkatkan pendapatan margin perseroan ke level Rp14,09 Triliun, tumbuh 16,61% (YoY) serta pendapatan berbasis fee menjadi Rp2,94 triliun, naik 18,37%. 

BACA JUGA:BSI International Expo 2025 Raup Transaksi Rp2,66 Triliun, 60 Ribu Pengunjung Hadir

BACA JUGA:BSI Griya Tumbuh Pesat, Menyasar Gen Z dan Milenial dengan Skema Pembiayaan Fleksibel

Di sisi lain, peningkatan DPK menjaga aset BSI pada angka Rp401 triliun. 

Layanan bulion bank yang dibuka pada Februari 2025 juga turut berkontribusi pada kinerja perseroan karena dapat menghasilkan fee based income dari transaksi jual dan beli emas melalui BYOND. 

Total Tabungan Emas masyarakat telah menyentuh 1 ton. 

“Memasuki akhir tahun ini, kami akan melanjutkan pertumbuhan pembiayaan pada segmen yang sustain dan sehat, transformasi digital berkelanjutan agar layanan BSI makin cepat, efisien, dan inklusif dan peningkatan kapabilitas SDM serta IT dan infrastruktur”, pungkasnya.  

BACA JUGA:BSI Dukung Jemaah Haji dengan Fasilitas Khusus, Tekankan Prinsip ESG dalam Layanan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait