Akar Bajakah Tanaman Khas Kalimantan dengan Potensi Medis Tinggi
Tanaman Akar bajakah (Spatholobus littoralis) untuk pengobatan --IG/@tokoherbal.pky
PALPRES.COM - Akar bajakah (Spatholobus littoralis) adalah tanaman khas Kalimantan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat Dayak.
Nama "bajakah" sendiri berasal dari bahasa Dayak yang berarti "akar".
Tanaman ini pertama kali diidentifikasi oleh ahli botani Jerman, Justus Karl Hasskarl, pada tahun 1842.
Akar bajakah tumbuh sebagai tanaman merambat yang memanjat pada pohon-pohon besar di hutan tropis, dengan ketinggian hingga 50 meter.
BACA JUGA:Dari Dapur ke Obat Alami, Ini Khasiat Serai yang Tak Banyak Disadari
BACA JUGA:Dari Tanaman Liar Jadi Herbal Andalan, Ini Khasiat Ciplukan untuk Jantung
Daunnya memiliki bentuk tajam dengan kombinasi warna kuning, putih, dan coklat, sedangkan bunganya kecil dengan variasi warna ungu, pink, dan putih.
Kandungan senyawa aktif dalam akar bajakah, seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid, membuatnya memiliki potensi medis yang tinggi.
Senyawa-senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, dan antikanker.
Masyarakat Dayak telah lama menggunakan akar bajakah untuk mengobati berbagai penyakit, seperti disentri, nyeri otot, dan luka.
BACA JUGA:Cuma Air Putih, Tapi Dampaknya Besar! Ini Efeknya pada Tubuh Setelah Puasa
BACA JUGA:Fakta Unik Tapak Dara: Tanaman Hias Penghasil Obat Kanker Paling Mahal
Penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa ekstrak akar bajakah dapat mempercepat penyembuhan luka dan memiliki aktivitas antikanker.
Namun, perlu diingat bahwa penelitian tentang akar bajakah masih dalam tahap awal, dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keamanan, efektivitas, dan dosis yang tepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
