Cerita Para Pekerja Bukit Asam Menjaga Pasokan Energi di Hari yang Fitri
Cerita Para Pekerja Bukit Asam Menjaga Pasokan Energi di Hari yang Fitri--PT Bukit Asam
Listrik di rumah-rumah harus terus menyala agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan nyaman, merasakan kehangatan keluarga dan handai tolan.
“Ini tanggung jawab, saya menyadari bahwa pekerjaan ini sangat penting. Produksi batu bara tidak boleh berhenti demi menjaga pasokan energi untuk masyarakat,” ujarnya.
“Setelah salat Id, jam 10 pagi kami sudah kembali ke lapangan untuk memulai kembali aktivitas produksi,” terangnya.
BACA JUGA:Tingkatkan Kompetensi UMK Binaan, Bukit Asam Ajak SIBA Rajut Belajar ke Pati
BACA JUGA:Bukit Asam Sukses Raih Dua PROPER Emas 2024 Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan!
Selama bekerja di tambang batu bara PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Idham hanya pulang beberapa kali dalam setahun.
Sudah enam bulan dia tak bertemu orang tua dan kakaknya di Bogor, Jawa Barat.
Dalam hatinya, Idham ingin pulang ke kampung halaman.
Ada perasaan rindu yang mendalam. Terbayang aroma khas santan kelapa bercampur bawang, serta hati sapi yang berpadu dengan sambal.
BACA JUGA:Lebaran Usai, Saatnya Siswa Masuk Sekolah, Cek Jadwalnya Disini
BACA JUGA:5 Tips Agar Kembali Produktif Usai Lebaran dan Puasa Ramadhan 1 Bulan Penuh, Wajib Diterapkan!
Masakan yang biasa disajikan ibunya saat Lebaran.
“Kalau Lebaran, tentu orang tua yang paling saya rindukan. Biasanya ibu masak opor dan sambal goreng hati pada saat Lebaran,” tuturnya.
Sama halnya dengan Idham, Deddi Pradana Putra, Supervisor Penanggulangan Kecelakaan & Kebakaran PT Bukit Asam Tbk (PTBA), juga memilih untuk menjalankan tugas pada Lebaran tahun ini.
“Saya memilih tidak pulang karena saya ingin menjaga kesiapsiagaan kita di hari raya. Saya ingin mendukung kegiatan operasi dan produksi agar tetap berjalan dengan baik di masa Lebaran," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
