Zona Megathrust di Indonesia Mengkhawatirkan! Ini Kata Ahli Gempa BMKG
Peta Zona Megathrust di Indonesia-Wikipedia-
Sehingga, lanjut Daryono, Zona Megathrust di Indonesia sebenarnya jauh lebih mengkhawatirkan daripada Zona Megathrust Nankai di Jepang.
BACA JUGA:Hadapi Megathrust, Kantor SAR Palembang Gelar Latihan Urban SAR, Cek Kesigapannya
BACA JUGA:Gempa Megathrust Ancam Wilayah Indonesia, Bagaimana IKN?
Dalam akun yang sama, sebelumnya Daryono juga pernah mengupas soal gempa di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang dia sebut “tinggal menunggu waktu”.
“Tinggal menunggu waktu dikarenakan kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar,
Tetapi bukan berarti segera akan terjadi gempa dalam waktu dekat.
Dikatakan “tinggal menunggu waktu” disebabkan karena segmen-segmen sumber gempa di sekitarnya sudah rilis gempa besar semua, sementara Selat Sunda dan Mentawai-Siberut hingga saat ini belum terjadi,” paparnya di akun Instagramnya, pertengahan 2024 lalu.
BACA JUGA:Zona Megathrust, Sumber Gempa Kecil yang Bisa Picu Gempa Besar dan Tsunami
BACA JUGA:Kantor BMKG Terancam Megathrust! Usulkan Bangun Gedung Baru Senilai Rp235 Miliar
Gempa Belum Bisa Diprediksi Akurat
Ditambahkan Daryono, sudah dipahami bersama, jika hingga saat ini belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dengan tepat dan akurat mampu memprediksi terjadinya gempa, terkait kapan, dimana, dan berapa kekuatannya).
“Sehingga kita semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya.
Sekali lagi, informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat,” tukas Daryono.
BACA JUGA:BMKG Ingatkan Bahaya Sesar Sumatera, Potensi Gempa Megathrust
BACA JUGA: Gempa Megathrust Bisa Picu Bencana Luar Biasa di Pesisir Jawa - Sumatera
Daryono pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa, seperti melaut, berdagang, dan berwisata di pantai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
