Banner Honda PCX

Dugaan Pungli di Disdik OKI, Sekdin Maliki: Nama Saya Dicatut

Dugaan Pungli di Disdik OKI, Sekdin Maliki: Nama Saya Dicatut

Ilustrasi dugaan pungli di Disdik OKI -palpres.com -

KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Dugaan pungutan liar (Pungli) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyeruak di kalangan masyarakat.

Ya, dugaan pungli itu berawal dari beredarnya rekaman suara yang belum diketahui asal muasalnya, yang menyatakan Sekretaris Disdik OKI meminta uang Rp30 juta untuk SK Plt Kepala Sekolah.

Menariknya, ada dua aktor yang sebenarnya ada dalam rekaman pembicaraan tersebut, lantas siapa mereka?

Dalam rekaman terdengar sang pria yang belum diketahui namanya mengaku sebagai sahabat dari Kabid GTK, Herianto.

BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD PALI Dukung Pendirian Pengadilan Negeri di Kabupaten PALI

BACA JUGA:Reformasi Pelayanan Publik: OKU Timur Permudah Izin Usaha dan Akses Infrastruktur

Sedangkan dalam rekaman percakapan tersebut mengatakan jika Sekdin dan Disdik yang meminta Rp30 juta per SK Plt Kepala Sekolah.

“Bukan Kabid yang minta, Sekdinnya langsung. Tiga puluh juta, dua atau tiga hari keluar SK yang minta itu Sekdin dan Diknas.

Pak Heri (Kabid GTK) tidak minta karena berteman dengan saya,” ungkap suara dalam rekaman tersebut.

Menanggapi beredarnya rekaman itu, Sekretaris Disdik OKI, Maliki membantah atas tuduhan tersebut.

BACA JUGA:Pemkab Muba Kawal Bantuan untuk Aceh Tamiang Bersama LTKL

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Bakal Sambangi Ogan Ilir, Sejumlah Agenda Penting Disiapkan

“Tidak ada itu, entah saya juga bingung kenapa nama saya disebut. Atau ada yang mencatut mengatasnamakan saya tidak tahu," kata Maliki, Jumat 16 Januari 2026.

Maliki juga dengan tegas mengatakan akan menyelidiki rekaman tersebut, berasal darimana dan siapa yang berdialog dalam rekaman itu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: