Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Kapolda Sumsel Jadikan Coffee Morning Ajang Bedah Kinerja PJU Berbasis Data

Kapolda Sumsel Jadikan Coffee Morning Ajang Bedah Kinerja PJU Berbasis Data

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho pimpin kegiatan coffee morning yang dirangkaikan dengan anev kinerja jajaran PJU.-Humas Polda Sumsel-

PALEMBANG, PALPRES.COM - Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan coffee morning yang dirangkaikan dengan analisa dan evaluasi (anev) kinerja jajaran Pejabat Utama (PJU), Kamis 26 Maret 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho tersebut berlangsung di Ruang Transit Lantai 1 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing satuan kerja sekaligus merumuskan solusi atas berbagai kendala di lapangan.

BACA JUGA:Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Polres Prabumulih: Tangkap Segera Pelaku Curas Mahasiswi

BACA JUGA:Polda Sumsel Jaga Ketat Jalur Tol dan Wisata, Kapolda: Kami Siap Kawal Masyarakat Kembali dengan Aman

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa coffee morning bukan sekadar pertemuan informal, melainkan instrumen penting dalam membedah capaian kinerja secara menyeluruh.

“Melalui paparan setiap satker, kita bisa melihat capaian, kendala, dan solusi secara konkret. Ini penting agar setiap permasalahan organisasi dapat diselesaikan bersama,” tegas Kapolda.

Ke depan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin dengan paparan bergiliran dari masing-masing Pejabat Utama guna memperkuat komunikasi lintas fungsi di lingkungan Polda Sumsel.

Kapolda juga menekankan bahwa profesionalisme Polri sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA:Intelijen Polda Sumsel Petakan Titik Rawan di 80 Objek Wisata Selama Libur Lebaran

BACA JUGA:Pimpin Apel Perdana, Kapolres Lahat Tekankan Hal Ini kepada Seluruh Anggota

Oleh karena itu, setiap satuan kerja diminta segera melakukan pemetaan kompetensi personel sebagai dasar penyusunan program pelatihan dan pengembangan kemampuan.

“Setiap pimpinan harus memastikan anggotanya memiliki kompetensi yang sesuai. Kemampuan tersebut harus terus diasah agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan efisien,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait