Masih Ada Warga Jemur Kopi di Jalan

Masih Ada Warga Jemur Kopi di Jalan

PALPRES COM Kebiasaan menjemur biji kopi di jalan raya masih dilakukan beberapa warga di Pagaralam Padahal kebiasaan ini bisa mengancam pengendara Hasil komoditi jenis kopi Bumi Besemah yang kerap dijemur di atas aspal di sejumlah ruas jalan dinilai menggangu kenyamanan dan membahayakan pengendara saat melintas Pantauan di lapangan kemarin hamparan biji kopi tersebut kerap dijumpai di Jalan Laskar Aji Kelurahan Selibar Kecamatan Pagaralam Utara Ahmad Ali warga Pagar Jaya Kelurahan Nendagung mengakui hal itu Ia mengatakan setiap panen tiba banyak para petani menjemur hasil panennya biji kopi red di atas aspal Kalau dijemur di atas aspal biji kopi cepat kering sehingga tidak mesti menunggu lama untuk dijual ke pasar katanya seraya berujar biji kopi yang sudah diisar giling hanya membutuhkan waktu selama dua hari untuk proses pengeringan Di sisi lain lanjutnya hamparan biji kopi dinilai sangat mengganggu kenyamanan pengendara saat melintas di jalur tersebut Tapi hal itu tampaknya tidak begitu diindahkan para petani yang ada bahkan sudah menjadi tradisi Jika tidak berhati hati pengendara motor bisa tergelincir saat melintas diatas hamparan hasil komoditi andalan Bumi Besemah ini Mengingat biji kopi dalam kondisi basah tentunya sangat licin sehingga dapat menciderai pengendara yang melintas dijalur tersebut ujarnya Ditambahkan Madi 23 warga Bangun Rejo Kecamatan Pagaralam Utara mengatakan saat melintas di jalur tersebut dengan sepda motor ia pernah tergelincir di atas hamparan biji kopi yang dijemur petani setempat Saya pernah tergelincir di jalur tersebut saat melewati hamparan biji kopi yang dijemur warga setempat terangnya seraya berujar diminta agar pihak terkait dapat menegur maupun memberikan larangan terhadap warga yang memanfaatkan ruas jalan untuk menjemur kopi Ia berharap ada teguran dari pihak berwewenang agar tidak ada lagi warga menjemur kopi di jalqn umum KOE

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: