Datangi Kantor Kemenkes, Bupati Muba Usulkan RSUD Sekayu Jadi Rujukan Layanan Kanker
Bupati Muba H Muhammad Toha Didampingi Jajaran Melakukan Kunjungan ke Kemenkes Republik Indonesia. -Foto Dinkominfo Muba-
JAKARTA, PALPRES.COM- Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Muhammad Toha melakukan kunjungan ke kantor Kemenkes Republik Indonesia, Selasa 22 April 2025.
Dalam kunjungan tersebut Bupati Muba melakukan audiensi dengan Wamenkes Republik Indonesia Prof dr Dante Saksono Harbuwono dengan didampingi Plt Asisten 1 Setda Muba Kepala Dinkes, Kepala Dinkominfo, Plt Kepala Bappeda, Direktur RSUD Sekayu.
Pertemuan penting ini membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung transformasi layanan kesehatan nasional, dengan fokus pada pengembangan RSUD Sekayu sebagai rumah sakit rujukan regional di Sumatera Selatan.
Bupati Muba menegaskan komitmen Pemkab Muba untuk meningkatkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas, sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan.
BACA JUGA:Podcast Gema Randik Dinas Kominfo Muba Hadirkan Perempuan Inspiratif di Hari Kartini, Ini Sosoknya
BACA JUGA:12 Desa dan Kelurahan di Muba Targetkan Peacemaker Justice Award 2025 Terbaik
Ia menyatakan bahwa RSUD Sekayu telah menjadi rumah sakit rujukan regional dan bagian dari jejaring layanan prioritas nasional.
“Kami ingin RSUD Sekayu bukan hanya menjadi andalan Muba, tetapi juga menjadi pilar layanan kesehatan regional, terutama dalam bidang onkologi, kardiologi, stroke, dan uronefrologi.
Peningkatan kasus kanker di wilayah kami memerlukan layanan radioterapi yang memadai dan terjangkau,” ujar Toha.
Oleh karena itu, lanjut Bupati dalam kesempatan ini pihaknya mengusulkan RSUD Sekayu menjadi salah satu Rumah sakit Pendukung layanan Kanker di Provinsi Sumsel.
BACA JUGA:Pemkab Muba Galakkan Semangat GERMAS Pasca Banjir di 3 Kecamatan
BACA JUGA:Bupati Muba Berikan 3 Pesan Ini untuk Kades PAW dan Pj Kades yang Baru Dilantik
Mengingat tantangan dan kesiapan RSUD Sekayu berdasarkan data menunjukkan bahwa selama tahun 2023-2024, sekitar 38,2 persen pasien kanker terpaksa dirujuk ke RSMH Palembang untuk layanan radioterapi.
"Akses yang sulit, terutama bagi warga dari wilayah hulu, menjadi tantangan besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
