Banner Honda PCX

Bank Sumsel Babel Dukung Peningkatan PAD Berbasis Digital di Kota Lubuk Linggau

Bank Sumsel Babel Dukung Peningkatan PAD Berbasis Digital di Kota Lubuk Linggau

Bank Sumsel Babel Dukung Peningkatan PAD Berbasis Digital di Kota Lubuk Linggau--

LUBUK LINGGAU, PALPRES.COM- Bank Sumsel Babel Cabang LUBUK LINGGAU mendukung penuh Pemerintah Kota LUBUK LINGGAU dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis digital.

Komitmen dan dukungan itu disampaikan Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Lubuk Linggau, Rianda Pratama melalui PPS Pemimpin Cabang, Fahri Lubis didampingi Pemimpin Kantor Kas UNPARI, Sandi Perwira pada acara penatakelolaan asset pasar tradisional milik Pemerintah Kota Lubuk Linggau dan pelaksanaan penerapan "STAR TERDEPAN" (strategi transformasi digital, data akurat pendapatan daerah meningkat) dan penyerahan Surat Ketetapan Restribusi sewa kepada pedagang (SKRD), di ruang Cinema Hall Perkantoran Wali Kota lantai 5, Rabu, 15 Oktober 2025.

Tampak hadir Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, staf ahli, Heri Zulianta, perwakilan Kodim 0406/Lubuk Linggau, perwakilan Polres Lubuk Linggau, Kepala Disperindag, Medhioline Sapta Windu, Penyelia Dana Jasa Priority Bankking, Marlinda, , Penyelia Umum, Wahyu dan Asisten Bisnis, Fazrul Ilmi, pelaku usaha dan pedagang.

"Bank Sumsel Babel Cabang Lubuklinggau mensupport penuh Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam Peningkatan PAD Kota Lubuklinggau melalui pembayaran retribusi yang berbasis digital dan non tunai, sehingga mempercepat dan mempermudah Pemkot dalam memonitor pendapatan asli daerah melalui monitoring layanan dari Bank Sumsel Babel," ujarnya.

BACA JUGA:Tekan Inflasi dan Berdayakan UMKM, Pemkot Lubuk Linggau dan Bank Sumsel Babel Gelar Pasar Murah

Diungkapkannya, sejauh ini retribusi atau pembayaran yang berjalan melalui pembayaran menggunakan Virtual Account Bank Sumsel Babel Lubuk Linggau yang sudah dilakukan kerjasama dengan PDAM Kota Lubuklinggau.

"Kita juga sudah menjalin kerjasama dengan Disperindag Kota Lubuklinggau untuk Pembayaran Retribusi Pasar Pertokoan dan Kios di Pasar Terminal Atas dan Pasar Impres, dan dalam Proses Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau untuk Pembayaran Retribusi Sampah Rumah Tangga" tukasnya. 

Dia menamahkan, dengan layanan retribusi berbasis digital dan non tunai yang ditawarkan Bank Sumsel Babel kepada Pemkot Lubuklinggau melalui Disperindag, tentunya mempermudah nasabah dalam hal ini para pedagang di pasar Kota Lubuklinggau, di mana untuk pembayaran yang ditetapkan oleh pemerintah dapat dilakukan pembayaran melalui Teller seluruh Cabang atau Kantor Bank Sumsel Babel.

"Dan dapat juga melalui layanan BSB Mobile, Mesin ATM/CRM Bank Sumsel Babel yang tentunya GRATIS atau tanpa biaya dalam proses pembayaran Virtual Account Bank Sumsel Babel. Hal ini di ujicoba langsung dihadapan Bapak Walikota dan Para Pedagang yang hadir pada hari ini, retribusi yang dibayarkan langsung masuk real time ke rekening Disperindag Kota Lubuklinggau," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Lubuk Linggau, Medhioline Sapta Windu, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam strategi transformasi digital pemerintah daerah. Melalui SKRD dan aplikasi Sigap Juara, diharapkan pendapatan daerah dari sektor retribusi dapat meningkat secara signifikan.

“Dengan SKRD, legalitas sewa kios menjadi jelas dan membuktikan bahwa kios adalah milik Pemkot. Ini juga meningkatkan kepercayaan pedagang serta mendongkrak PAD,” jelas Medhio.

Saat ini, Kota Lubuk Linggau memiliki 9 pasar, tapi yang aktif hanya 4, yaitu: Pasar Bukit Sulap, Pasar Moneng Sepati, Pasar Inpres, dan Pasar Simpang Periuk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: