Banner Honda PCX

Festival Literasi 2025 Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Agenda Rutin Kota Lubuk Linggau

Festival Literasi 2025 Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Agenda Rutin Kota Lubuk Linggau

Festival Literasi 2025 Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Agenda Rutin Kota Lubuk Linggau--

LUBUK LINGGAU, PALPRES.COM- Suasana penuh semangat literasi mewarnai Taman Olahraga Megang (TOM) Kota Lubuk Linggau saat Festival Literasi 2025 resmi ditutup pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan tahunan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuk Linggau itu ditutup secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, H. Heri Suryanto, mewakili Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Cikwi, menyampaikan bahwa Festival Literasi tahun ini telah berlangsung selama tiga hari, sejak 22 hingga 24 Oktober 2025.

Beragam kegiatan dan perlombaan menjadi daya tarik utama, mulai dari Lomba Pidato Bahasa Inggris, Lomba Melukis Tingkat Umum dan SMP, Lomba Menari Tingkat SMP, hingga Lomba Perpustakaan Terbaik.

BACA JUGA:Haru dan Khidmat Iringi Alih Tugas Ketua PN Palembang serta 2 Hakim

“Pada hari ini, kita umumkan para pemenang dari seluruh cabang lomba. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan selamat kepada para juara,” ujar Cikwi.

Wadah Kreativitas dan Literasi Masyarakat

Dalam sambutan penutupan, H. Heri Suryanto menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap suksesnya pelaksanaan Festival Literasi 2025 Kota Lubuk Linggau.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk membangun budaya literasi dan kreativitas di tengah masyarakat.

“Festival literasi ini menjadi wadah yang positif untuk menumbuhkan minat baca dan kreativitas masyarakat. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan ini dapat kembali dilaksanakan dengan lebih meriah, lebih banyak perlombaan, dan peserta yang semakin beragam,” ungkapnya.

Dukungan Pemerintah dan Harapan Keberlanjutan

Festival Literasi 2025 juga dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herdawan, para Kepala OPD, serta perwakilan dari TP PKK dan GOW Kota Lubuk Linggau.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya peningkatan literasi di daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berharap literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai budaya berpikir kritis, kreatif, dan produktif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: