294 Orang Guru TK dan PAUD Non ASN Terima Insentif dari Pemkot Lubuklinggau
294 Orang Guru TK dan PAUD Non ASN Terima Insentif dari Pemkot Lubuklinggau--
LUBUKLINGGAU, PALPRES.COM- Sebanyak 294 orang guru dan tenaga kependidikan Non ASN jenjang TK dan PAUD dari 82 sekolah di wilayah Kota Lubuk Linggau terima insentif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau.
Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dilakukan saat apel bulanan tingkat Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Senin (29/12/2025).
Kebijakan ini merupakan bagian dari Program Linggau Juara, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain itu, Pemerintah Kota Lubuk Linggau juga menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terkait Indeks Capaian Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) urusan pendidikan dengan Kategori Tuntas Pertama.
BACA JUGA:Nataru 2025/2026: Trafik Harian Tol Trans Sumatera Melonjak, Tembus 153 Ribu Kendaraan!
Penghargaan lainnya diberikan atas Predikat Pemerintah Daerah Akselerator Responsif dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis.
Pada kesempatan yang sama, wali kota menyerahkan hadiah umrah gratis kepada dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu menjawab dengan benar terkait 50 program visi dan misi Linggau Juara.
Hadiah tersebut diterima oleh Kepala Bappedalitbang dan Kepala Bagian Pemerintahan.
Dalam arahannya, H Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa apel bulanan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan disiplin, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sepanjang tahun 2025, mempertahankan hal-hal yang sudah baik dan segera memperbaiki kekurangan agar pelaksanaan tugas di tahun mendatang menjadi lebih baik.“Jadikan disiplin sebagai etos kerja dan budaya, bukan karena pengawasan semata,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ASN, termasuk R3 dan R4 yang telah dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu, harus menjadi contoh dalam kedisiplinan dan kinerja.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan loyalitas, serta meningkatkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Ia meminta agar tidak ada lagi keluhan masyarakat akibat birokrasi yang berbelit.
Kepada seluruh kepala OPD, Wali Kota menginstruksikan untuk meningkatkan kerja sama tim, memastikan program berjalan sesuai target, serta melaksanakan pengelolaan administrasi dan pelaporan secara tertib, akurat, dan tepat waktu dengan perencanaan yang matang.
H Rachmat Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN dan Non ASN atas dedikasi dan kerja keras selama tahun 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
