Ratu Dewa–Prima Salam Bagikan Kain Kafan Saat Evaluasi Akhir Tahun: Simbol Pengingat Tanggung Jawab Kepala OPD
Ratu Dewa–Prima Salam Bagikan Kain Kafan Saat Evaluasi Akhir Tahun: Simbol Pengingat Tanggung Jawab Kepala OPD-Humas Pemkot Palembang-
PALEMBANG, PALPRES.COM – Suasana rapat evaluasi akhir tahun 2025, Rabu, 31 Desember 2025 di rumah dinas Wali Kota Palembamg, Pemerintah Kota Palembang berubah tegang dan penuh makna ketika Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam secara simbolis membagikan kain kafan kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Aksi ini bukan tanpa alasan—menurut Ratu Dewa, kain kafan menjadi simbol pengingat bahwa jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.
Ratu Dewa mengatakan, pembagian kain kafan bukanlah bentuk ancaman, melainkan peringatan keras agar para pejabat tidak lalai dalam menjalankan tugas.
“Kain kafan ini bukan untuk pemgingat bahwa kita semua akan mati dan mempertanggungjawabkan jabatan kita di hadapan Tuhan,” ujarnya dengan nada serius.
BACA JUGA:Aksi Nyata Ratu Dewa: Tinggalkan Mobil Dinas, Pilih Transportasi Umum
BACA JUGA:Wali Kota Lubuklinggau Hadiri Anniversary ke-40 Vihara Aditya Maitreya
Ratu Dewa menegaskan, simbol tersebut juga mencerminkan pentingnya integritas dan dedikasi dalam pelayanan publik.
“Kami ingin para kepala OPD sadar bahwa jabatan bukan sekadar kekuasaan, tapi amanah yang harus dijaga dengan hati nurani,” katanya.
Sementara itu, dalam evaluasi tersebut, beberapa OPD mendapat apresiasi atas capaian program kerja yang sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Namun, tak sedikit pula OPD yang dinilai lamban dan tidak menunjukkan progres signifikan.
BACA JUGA:Pecah Rekor! 97 Tim Bertarung di Piala Wali Kota Palembang, Turnamen Voli Korpri Terbesar Sejarah
BACA JUGA:Wali Kota Resmikan Kantor Baznas Kota Lubuk Linggau
Ratu Dewa bahkan secara terbuka menyebut bahwa OPD yang tidak menunjukkan kinerja layak akan dievaluasi ulang, bahkan diminta untuk mundur.
“Kalau tidak bisa bekerja cepat dan tepat, akan dievaluaso," tegas Ratu Dewa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
