Banner Honda PCX

Jelang Ramadan, Pemkot Lubuklinggau Gelar Bazar Murah, Harga Cabai hingga Telur Turun!

Jelang Ramadan, Pemkot Lubuklinggau Gelar Bazar Murah, Harga Cabai hingga Telur Turun!

Jelang Ramadan, Pemkot Lubuklinggau Gelar Bazar Murah, Harga Cabai hingga Telur Turun!--

LUBUKLUNGGAU, PALPRES.COM- Untuk mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Kota Lubuklinggau mengadakan Bazar Pasar Murah dan Gerakan Pasar Murah di halaman Kantor Camat Lubuklinggau Timur, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H. Rustam Efendi. Program tersebut menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau, Medhioline Sapta Windu, menjelaskan bahwa bazar ini merupakan tahap awal yang berlangsung pada 11–12 Februari 2026.

Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar secara bergilir di delapan kecamatan sesuai jadwal yang telah disusun.

BACA JUGA:Fakta Unik Tapak Dara: Tanaman Hias Penghasil Obat Kanker Paling Mahal

“Dalam bazar ini kami menggandeng 12 distributor dan pelaku UMKM. Hari ini juga ada tambahan distributor cabai, telur, serta produk frozen food. Seluruh kebutuhan pokok dijual dengan harga distributor, bahkan di bawah harga pasar,” ujarnya.

Sejumlah komoditas ditawarkan dengan harga lebih rendah dari pasaran. Cabai yang biasanya dijual sekitar Rp45.000 per kilogram, di bazar ini hanya Rp38.000.

Kemudian Telur ayam dari harga pasar Rp57.000 dijual Rp55.000 per kilogram. Gula pasir pun dipasarkan seharga Rp17.000 per kilogram, bersama berbagai bahan pokok lainnya dengan harga lebih hemat.

Ia menambahkan, menjelang Ramadan biasanya terjadi peningkatan permintaan yang kerap memicu kenaikan harga.

Selain itu, faktor cuaca juga turut memengaruhi harga komoditas seperti cabai, bawang, dan sayuran yang cenderung naik.

“Melalui gerakan pasar murah ini, kami berupaya menekan lonjakan harga agar masyarakat tidak terbebani dan kebutuhan pokok tetap tercukupi,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Lubuklinggau melalui operasi pasar, guna menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

“Fokus utama kami adalah memastikan inflasi Kota Lubuklinggau tetap terkendali, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: