Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Anggaran Dipangkas Pusat, Eksekutif- Legislatif Muba Komitmen Benahi Jalan Rusak Parah

Anggaran Dipangkas Pusat, Eksekutif- Legislatif Muba Komitmen Benahi Jalan Rusak Parah

Bupati Muba H M Toha Tohet SH-Dinas Kominfo Muba-

SEKAYU, PALPRES.COM- Di tengah tekanan pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemkab Muba bersama legislatif tak mengendurkan langkah. 

Eksekutif dan legislatif di daerah itu justru memperkuat sinergi untuk membenahi infrastruktur jalan kategori emergency yang mengalami kerusakan parah.

Bupati Muba, HM Toha Tohet SH, menegaskan bahwa kondisi fiskal yang terbatas tidak menjadi alasan untuk menunda perbaikan infrastruktur yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami menyadari betul kondisi jalan di beberapa titik sudah sangat mendesak untuk ditangani. 

BACA JUGA:Muba Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga di Puncak HKG PKK ke-54 Sumsel

BACA JUGA:Gelar Halal Bihalal, Bupati Muba Soroti Loyalitas OPD Terhadap Pimpinan Belum Maksimal

Meski ada penyesuaian anggaran dari pusat, kami bersama DPRD tetap berkomitmen mencari solusi agar perbaikan jalan tetap berjalan,” tegas Toha.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab dan DPRD Muba menjadi kunci dalam mempercepat penanganan jalan rusak, terutama yang masuk kategori darurat karena berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi menyangkut akses masyarakat, distribusi hasil ekonomi, dan keselamatan pengguna jalan. 

Karena itu kita sepakat, yang emergency harus diprioritaskan,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemkab dan DPRD Muba Pastikan Tak Ada PHK Massal Bagi PPPK di Musi Banyuasin

BACA JUGA:Maksimalkan Program Non-APBD, Bupati Muba Apresiasi Terobosan Disnakertrans Gandeng AKPY-STIPER Yogyakarta

Toha juga mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh jajaran legislatif yang terus mendorong percepatan perbaikan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran.

Ia menegaskan, berbagai skema terus diupayakan, mulai dari efisiensi belanja daerah hingga penguatan koordinasi lintas sektor, agar pembangunan tetap berjalan optimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait