Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Tembus Rp5,7 Miliar, Pertapreneur Aggregator Sukses Dongkrak Omzet UMK

Tembus Rp5,7 Miliar, Pertapreneur Aggregator Sukses Dongkrak Omzet UMK

Tembus Rp5,7 Miliar, Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Sukses Perkuat Ekosistem dan Dongkrak Pendapatan UMK--Pertamina Patra Niaga

PALPRES.COM- PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Pertapreneur Aggregator (PAG). 

Hingga Maret 2026, program ini menunjukkan hasil yang positif dengan capaian omzet mitra mencapai Rp5,72 miliar serta ekosistem usaha yang semakin berkembang.

Pertapreneur Aggregator merupakan program strategis Pertamina yang dirancang untuk melatih dan mencetak UMK menjadi "penghubung usaha" atau agregator. 

Melalui program ini, pelaku UMK terpilih dibina untuk tidak hanya memajukan usahanya sendiri, tetapi juga membantu usaha kecil lainnya agar bisa "naik kelas" dengan menghubungkan mereka ke peluang pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan dan rantai pasok antar-sesama UMK.

BACA JUGA:Kabar Baik di Awal Bulan! Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Dipastikan Tidak Ada Perubahan

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Jaga Keandalan Energi Saat Lebaran, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Program PAG tahun ini diikuti oleh 10 pemenang terbaik hasil kurasi nasional dari berbagai sektor, seperti makanan olahan, produk kesehatan, fesyen, hingga kerajinan. 

Para peserta mendapatkan pendampingan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis melalui pendekatan riset dan teknologi.

Manfaat nyata dari program ini adalah terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan melalui kolaborasi. 

UMK peserta mendapatkan dukungan teknis dan manajerial, mulai dari penguatan model bisnis, validasi pasar, hingga analisis keuangan. 

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Jaga Keandalan Energi Saat Lebaran, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

BACA JUGA:UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Palembang Tumbuh, Raup Omzet Hingga 20 Juta

Dengan menjadi agregator, pertumbuhan satu UMK akan memberikan dampak berantai bagi UMK lain dalam jaringannya, baik dalam hal peningkatan kapasitas produksi maupun kualitas produk.

Salah satu pemenang, Rendang Gadih, mencatat penjualan yang sangat baik, terutama saat momentum Ramadan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait