Siap Kerja! SMKN 2 Lahat Matangkan UKK 2026 untuk Cetak Lulusan Berkompetensi Mumpuni
Tampak salah satu bangunan SMKN 2 Lahat, yang siap menyelenggarakan ujian UKK kepada siswa.-Bernat-palpres.com
LAHAT, PALPRES.COM - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Lahat dalam waktu dekat, telah mempersiapkan ujian kompetensi kejuruan (UKK) terhadap ratusan siswa.
"Disini setidaknya ada 6 program studi dan 3 diantaranya menyelenggarakan ujian diantaranya, Akuntansi, Tata Busana dan Boga," ungkap Maryani SPd MPd, Selasa, 31 Maret 2026.
Nah, untuk pelaksanaannya sendiri kalau tidak ada aral melintang pada 6-7 April mendatang, tentu saja para siswa mesti mempersiapkan diri dengan sangat baik.
"Dikarenakan UKK ini merupakan salah satu syarat kelulusan sekolah, selain melihat sudah sejauh mana mereka berkompetensi dalam 3 tahun duduk di bangku sekolah," papar dia.
BACA JUGA:Kuliah Gratis Plus Uang Saku! Cek Rincian 5 Klaster Biaya Hidup KIP Kuliah 2026
BACA JUGA:Siap Kuliah 2026? Ini 4 Kampus Terbaik di Palembang yang Punya Prospek Kerja Cerah
Ia menerangkan, pihaknya sekolah pun secara internal telah mempersiapkan dari segi peralatan digunakan siswa, ruangannya maupun administrasi 100 persen selesai.
"Sedangkan tim penguji berasal dari sekolah serta eksternal, sehingga siswa dinilai benar-benar memiliki kualitas dan kuantitas bukan asal-asalan memberikan penilaian," sebutnya.
Maryani mengemukakan, disinilah para dewan guru terus mengasah skill (keahlian) agar ketika mereka lulus dari SMKN 2 Lahat, memang telah mengantongi kejuruan mumpuni.
"Mereka dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri ataupun langsung diterima di perusahaan, termasuk juga perkantoran pemerintah dengan catatan skill dimiliki memang tidak mengecewakan," imbau dirinya.
BACA JUGA:Pantau Langsung UKK, Kepala SMKN 1 Lahat Pastikan Kompetensi 545 Siswa Teruji
BACA JUGA:228 Siswa SMPN 1 Lahat Selatan Hadapi Ujian ASAJ 2026, Kepsek Ridiansyah Beri Pesan Khusus Ini
Pihak sekolah secara keseluruhan telah menjalankan prosedural sesuai petunjuk teknis (Juknis), dengan menciptakan kualitas kompetensi yang diserahkan dari kemampuan masing-masing siswa.
"Mudah-mudahan apa yang diajarkan kurun waktu 3 tahun ini, dapat membuat mereka semakin baik dan menciptakan siswa siap bekerja dengan keahlian mumpuni," tutup dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

