Pemkab Muba
Banner Honda PCX

Akses Sungai Sibur Diduga Ditutup Perusahaan, DLH OKI Segera Turun ke Lokasi

Akses Sungai Sibur Diduga Ditutup Perusahaan, DLH OKI Segera Turun ke Lokasi

Akses Sungai Sibur Diduga Ditutup Perusahaan, DLH OKI Segera Turun ke Lokasi.--

KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam waktu dekat bakal melakukan peninjauan ke Desa Sungai Sibur, Kecamatan Sungai Menang.

Dimana informasinya, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan tebu itu diduga melakukan penutupan jalur sungai yang kerap dijadikan akses transportasi masyarakat setempat.

Akibatnya, kini debit air di Sungai Desa Sungai Sibur menjadi kering sehingga menghambat aktifitas sehari-hari masyarakat yang mengandalkan jalur transportasi sungai.

Kepala DLH OKI, Muktaqid ST, melalui Sekretarisnya Denny Sahid membenarkan jika tim bakal segera turun ke lokasi.

BACA JUGA:Sentuh Wilayah Tacerpencil, PKK OKI Hadirkan Bedah Rumah hingga Layanan Medis Gratis bagi Warga

BACA JUGA:Wajah Baru Kriya OKI! Galeri Dekranasda Hadirkan Songket dan Anyaman Purun dalam Tampilan Super Modern

"Kita tunggu hasil dari tim yang ke lokasi, karena kita juga akan meminta penjelasan dari pihak PT," ungkapnya, Selasa 20 Mei 2026.

Sebelumnya, Warga Desa Sungai Sibur Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang mengeluhkan pendangkalan sungai akibat dari penutupan aliran sungai oleh perusahaan setempat.

Anggota Pansus III DPRD OKI akan melakukan pemanggilan untuk meminta klarifikasi.

Hal itu untuk meminta klarifikasi tentang penutupan Sungai oleh perusahaan perkebunan yang menurut warga telah dilakukan puluhan tahun lalu sejak PT tersebut dibuka di Wilayah Kecamatan Sungai Menang OKI.

BACA JUGA:Hadapi Karhutla 2026, APP Group Fokus Kolaborasi dan Deteksi Dini

BACA JUGA:Ketua TP PKK OKI Turun ke Sekolah, Ajak Pelajar Jadikan PHBS sebagai Kebiasaan Sehari-hari

Menurut Salah seorang warga Sungai Sibur Keloyok, dengan ditutupnya aliran sungai membuat sungai menjadi dangkal, akibat tidak adanya aliran air sehingga lumpur menjadi naik.

Bukan itu saja, bahkan sungai pun menjadi mengecil akibat tidak adanya aliran air.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: