Mitra Binaan Kilang Pertamina Plaju Ubah Limbah Non B3 Jadi Komposter

Jumat 12-08-2022,20:08 WIB
Reporter : Ella
Editor : Ella Twit

BACA JUGA:Capaian Vaksinasi Booster di Pagaralam Signifikan

Katanya, ilmu yang didapat dari Kak Elonk dan Tahyudi ini akan direplikasi guna memaksimalkan potensi pengelolaan lingkungan dengan penyaluran produk limbah dari masyarakat disana.

Selain di Pagar Dewa, Kak Elonk juga telah beberapa kali membagikan ilmu dengan menjadi narasumber pembuatan pupuk komposter di daerah lain, misalnya di Dusun Sembilang, Banyuasin, beberapa bulan lalu.

Kak Elonk yang juga penggerak Program Kampung Iklim (Proklim) ini juga sudah jadi narasumber langganan di setiap kelurahan di Plaju dalam rangka replikasi Proklim. 

Diakui Kak Elonk, sebenarnya pihaknya sudah dari dulu berusaha memupuk kesadaran tentang pentingnya adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. 

“Namun sejak 2018 kita dikenalkan Proklim oleh Kilang Pertamina Plaju, sejak itulah mulai terstruktur dan termanajemen rapi,” ujarnya.

“Kami berharap kampung kami berubah, dari kekumuhan menjadi kekinian,” tutur Elonk. Langkah-langkah yang ia lakukan dimulai dari penataan ruang, dipercantik dengan kreasi barang bekas menjadi bebagai produk kreatif.

Kak Elonk begitu menjiwai perannya sebagai aktor lokal penggerak Proklim, sampai-sampai mengidentifikasi dirinya sebagai ‘Manusia Iklim’.

Cita-citanya sederhana namun mulia, hanya ingin menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga lingkungan. “Lingkungan adalah rumah kita, maka setiap penghuni rumah wajib menjaga rumahnya,” ujar Elonk. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Plaju, Siti Rachmi Indahsari mengatakan pihaknya selalu mendukung berkembangnya mitra binaan CSR-nya. 

“Kami selalu berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat mitra binaan kami, sebagai upaya menjaga stabilitas bisnis,” ujar Rachmi.

Menurutnya, Kilang Pertamina Plaju menerapkan strategi komunikasi pentahelix dalam strategi komunikasi program CSR, yang meliputi entitas bisnis, pemerintah, akademisi, media, termasuk komunitas masyarakat sendiri.

Lebih lanjut, Rachmi mengungkapkan, dalam implementasi CSR, alih-alih menjadikannya objek, Kilang Pertamina Plaju mendorong mitra binaan dan local hero sebagai subjek. 

Mereka diberi ruang yang lebih leluasa untuk berkarya dan berpengaruh di lingkungannya, bahkan berdiaspora hingga ke daerah lain.

BACA JUGA:Flash Sale, 1O1 Tawarkan Harga Kamar Hanya Segini

Dukungan Kilang Pertamina Plaju dalam memberdayakan local hero ini menjadi bukti bahwa Kilang Pertamina Plaju berkomitmen dalam mewujudkan tujuan ke 13 Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yakni mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.

Kategori :