"Ini untuk menahan syok harga dari luar karena ada perang. Kalau tidak ada shock absorber, langsung menghantam ekonomi dan masyarakat. Mungkin ekonomi kita situasi berat. Maka APBN meredamnya dengan menambah jadi Rp502,4 untuk subsidi BBM, LPG, listrik," ucapnya.
Artikel ini sudah tayang di Fajar.co.id dengan judul "Sri Mulyani: Harga Pertalite Rp14.450 per Liter"