Ban Tanpa Udara Antibocor Siap Diproduksi 2024, Ini Keunggulannya

Rabu 04-01-2023,18:08 WIB
Reporter : Timo
Editor : Timo

Namun, ban tanpa udara disebut dapat bertahan sekitar tiga kali lebih lama dari ban konvensional.

Michelin berharap tapak ban bisa bertahan dua hingga tiga kali lebih lama dari ban konvensional. 

Sebab, pengemudi bisa mengganti karet tapak di sekitar lingkar luar ban saja jika ban sudah aus.

Hal ini berbeda dengan ban konvensional, yang mengharuskan seluruh bagian ban diganti saat tapak ban aus.

Mengutip laman resmi Bridgestone, ban tanpa udara memiliki sejumlah keunggulan apabila dibandingkan dengan ban konvensional.

Keunggulan paling utama tentu pengemudi tak lagi perlu khawatir ban bocor.

Seiring dengan itu, ketika ban tanpa udara dapat diandalkan secara komersial, maka mobil bisa saja tak perlu lagi membawa ban serep.

Hal ini bisa memengaruhi desain mobil karena tanpa ban cadangan berarti lebih banyak ruang yang bisa dimanfaatkan.

Selain itu, minus ban cadangan artinya beban mobil menjadi lebih ringan dan energi yang dikeluarkan untuk berkendara menjadi lebih sedikit.

Atau dengan kata lain konsumsi bahan bakar bisa berkurang.

Meski begitu, untuk saat ini ban tanpa udara belum dihadirkan untuk kebutuhan komersial. 

Namun, pabrikan yang memproduksi ban ini optimistis ban jenis ini akan menjadi pilihan di masa depan.

Optimisme tersebut didasarkan pada kemampuan ban untuk tetap berfungsi normal jika tertembus paku atau benda tajam lainnya sebab memang dirancang tanpa udara sehingga tak mungkin kempis.

Kemampuan ini secara otomatis membuat kita tidak perlu repot membawa ban serep selama perjalanan dan mengosongkan bagasi.

Kemudian bobot untuk satu ban juga juga diakui sangat ringan, tidak seperti ban konvensional yang beratnya sekitar 20 kg.

Klaim lain dari pabrikan bila ban seperti ini ramah lingkungan, sebab material yang digunakan dapat didaur ulang.

Kategori :