Kedua, masuk kedalam penambahan kuota baru, maupun penggenapan dari kuota yang sudah ada.
Ketiga, merupakan keluarga kurang mampu, atau prasejahtera.
Keempat, berasal dari keluarga yang masuk ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Karena DTKS dipakai oleh Kemensos sebagai basis data dari semua bansos yang ada baik regular, maupun kondisional.
BACA JUGA:5 Zodiak yang Dikenal Lemot, Pisces Jangan Terlalu Banyak Berimajinasi
Untuk memasukan diri kedalam DTKS, kamu harus memeperhatikan hal berikut ini. Download aplikasi usul-sanggah di Playstore.
Buat akun terlebih dahulu, setelahnya kamu bisa log in dan mendaftarkan namamu maupun orang lain disana.
Atau kamu bisa mengajukan ke pihak desa atau kelurahan dimana kamu tinggal.
Pastikan kamu memang belum terdata di DTKS, dengan cara cek pada laman www.cekbansos.go.id.
BACA JUGA:Kian Langka, 6 Motor Lawas Ini Incaran Para Kolektor, Harga Setara Mobil Baru
Setelah dimasukkan, yang kamu harus lakukan adalah tunggu sampai terkonfirmasi.
Kemudian kamu tinggal menunggu agar datamu masuk ke DTKS.
Hal ini tentunya memakan waktu yang lama.
Pastikan semua berkasmu telah disiapkan ketika mendaftar secara online maupun offline ini.
BACA JUGA:Sekeping Uang Koin Kuno Ini Cukup Untuk Borong Seisi Alfamart, Benarkah? Begini Triknya
Apabila dicek secara berkala namamu ada didalam DTKS, kamu tinggal menunggu penambahan kuota penerima bansos jika ada nantinya. Khususnya penambahan untuk bansos BPNT Sembako yang pada tahun ini mencapai 18,8 juta penerima.