Walau Warnanya Unik, Tapi Tanaman Hias Asal Benua Amerika Ini Mengandung Senyawa Beracun

Jumat 25-08-2023,04:39 WIB
Reporter : Abdul Kadir
Editor : Sulis Utomo

PALEMBANG, PALPRES.COM – Bunga Keladi (Caladium) telah mencuri perhatian pecinta tanaman hias di seluruh dunia, dengan keindahan daun-daunnya yang mencolok dan beragam warna. 

Namun, sedikit yang tahu bahwa tanaman ini memiliki asal muasal yang menarik dari benua Amerika.

Tanaman Bunga Keladi berasal dari Amerika Selatan dan Tengah, terutama wilayah Brasil. 

Dalam keluarga Araceae atau suku talas-talasan, tanaman ini tumbuh subur di iklim tropis yang hangat dan lembap. 

BACA JUGA:ALHAMDULILLAH! Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Akhirnya Cair, Ini Link Daftar Penerima

Kondisi lingkungan seperti pekarangan lembab dan dekat saluran air, menjadi tempat yang ideal bagi tanaman Keladi untuk berkembang.

Dikenal dengan daunnya yang unik, Bunga Keladi menghadirkan sentuhan warna dan bentuk yang menarik. 

Namun, perlu diingat bahwa beberapa varietas keladi mengandung senyawa beracun jika dikonsumsi. 

Oleh karena itu, penting untuk menjaga agar tanaman ini di luar jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak.

BACA JUGA:Bansos BPNT Cair September Via Pos dan ATM di Tanggal Ini, Cek Nama Kamu!

Dalam merawat tanaman Keladi, perhatian terhadap kebutuhan air, cahaya yang tepat, dan lingkungan yang sesuai sangatlah penting. 

Setiap varietas dapat memiliki persyaratan perawatan yang berbeda, sehingga pemahaman mendalam tentang jenis Keladi yang dimiliki akan membantu dalam memberikan perawatan yang optimal.

Ketertarikan terhadap tanaman hias semakin melonjak dalam beberapa tahun terakhir, dan Bunga Keladi tidak terkecuali dari tren ini. 

Banyak pecinta tanaman yang mengeksplorasi berbagai varietas Keladi, dari yang memiliki daun berpola hingga yang memiliki kombinasi warna yang unik.

BACA JUGA:Tebarkan Pesona Mistis, Batu Ini Konon Bisa Lindungi Pemakainya dari Energi Negatif

Kategori :