Keluarga memiliki peran penting dalam keberadaan Sinus preauricular.
Pada seseorang yang memiliki orang tua ataupun memiliki riwayat keluarga dengan kondisi ini, maka akan cenderung memiliki risiko lebih tinggi untuk memilikinya juga, dibandingkan orang yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan memiliki Sinus preuricular ini.
Akan tetapi, banyak juga ditemukan kasus di mana seseorang lahir dengan Sinus preauricular, namun tidak memiliki keluarga dengan riwayat keluarga dan kondisi yang serupa sebelumnya.
BACA JUGA:Aman Bagi Ibu Hamil, Ikuti 6 Tips Ampuh Meredakan Sakit Kepala, Alami dan Tidak Berbahaya
BACA JUGA:Kaya Antioksidan! Ini 7 Manfaat Buah Melon Bagi Kesehatan, Nyesel Baru Tau Sekarang
Mengeluarkan bau yang tidak enak
Dokter biasanya pertama kali akan melihat lubang Sinus preauricular dan akan dirujuk ke otolaryngologist.
Kamu akan diperiksa dari dekat kepala dan leher untuk memeriksa kondisi lain yang mungkin menyertai lubang preauricular dalam kasus yang jarang terjadi, seperti:
• Sindrom Branchio-oto-renal.
BACA JUGA:7 Cara Alami Mengatasi Darah Rendah, Salah Satunya Kurangi Makanan yang Mengandung Gula
BACA JUGA:9 Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Hujan, Dijamin Penyakit Auto Minggat
Ini adalah kondisi genetik yang dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari masalah ginjal hingga gangguan pendengaran.
• Sindrom Beckwith-Wiedemann.
Ini adalah kondisi yang dapat menyebabkan daun telinga yang menjadi tidak normal, lidah yang membesar, dan masalah pada hati atau ginjal.
Namun, apabila lubang preauricular tidak menunjukkan tanda dan gejala apa pun, maka tidak perlu diobati.
BACA JUGA:Penuh Banyak Gizi! Ini 7 Manfaat Tahu Bagi Kesehatan, Asli Nyesel Baru Tau Sekarang