Penetapan Awal Puasa 1 Ramadan 2024 Berbeda, Ini Kata Buya Yahya

Senin 11-03-2024,05:47 WIB
Reporter : Hendra Djamal
Editor : Sulis Utomo

Kalau ternyata ada yang mendahului, tentunya tanpa harus membuat resah dan yang mengikuti pemerintah juga syar’i (sesuai ketentuan agama),” tuturnya.   

Perbedaan penetapan awal puasa 1 Ramadan 2024 awal Puasa 1 Ramadan, menurut Buya Yahya, perlu dihargai karena memiliki dasarnya masing-masing.

Selain juga tidak perlu memaksakan orang lain untuk mengikuti apa yang kita yakini. 

BACA JUGA:3 Amalan Sunnah Saat Puasa Ramadan, Ganjarannya Pahala Berlipat Ganda, Ini Penjelasannya

 

Dalam hadist riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda “Jika kalian melihat hilal (hilal Ramadan), maka berpuasalah. 

Jika kalian melihatnya lagi, maka berhari rayalah (Hari Raya Idul Fitri). 

Jika hilal tertutup, maka genapkanlah (bulan Syakban menjadi 30 hari).” 

Dalam hadist lain, yakni riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian terhalangi untuk melihatnya, maka perkirakanlah menjadi 30 hari”. 

BACA JUGA:17 Ucapan Sambut Ramadan 2024, Wujudkan Kehangatan Silaturahmi di Bulan yang Suci

BACA JUGA:Ingin Punya Hp Baru di Ramadan dan Lebaran, Infinix Note 30 Pilihannya, Bulan Ini Turun Harga Rp600 Ribu

Jadi rukyat dengan melihat hilal maupun dengan hisab, atau dengan perhitungan yang digunakan dalam penentuan bulan puasa dalam Islam.

Kalaupun ada perbedaan, maka kita hargai perbedaan tersebut sebagai sebuah rahmat dari Allah SWT. 

Sehingga jangan sampai karena perbedaan penetapan awal puasa 1 Ramadan 2024 ini, akhirnya menjadi sebab perselisihan atau perpecahan antar umat Islam. 

Karena perbedaan penetapan awal puasa 1 Ramadan 2024 ini, hendaknya semakin menjadikan kita bisa lebih menghargai pendapat orang lain. 

BACA JUGA:Abadikan Momen Ramadan dan Lebaran dengan 4 Hp Infinix Spek Mumpuni dengan Fitur Kamera Resolusi Tinggi

Kategori :