Para pekerja berada di garis depan operasional setiap hari.
Dan memastikan bahwa proses kerja berjalan lancar tanpa mengorbankan keselamatan diri.
Untung merasa sangat dihargai karena perusahaan secara tegas berkomitmen mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai hak mendasar.
BACA JUGA:Pertamina Akan Hapus Pertalite, Gantinya 3 Jenis BBM Ini
“Dengan adanya perhatian dan dukungan yang terus menerus dari manajemen, kami merasa lebih aman dan dihargai dalam menjalankan tugas kami," kata Untung yang bertugas di garis terdepan (frontliner).
Kilang Pertamina Plaju mengajak seluruh pihak, baik dari kalangan industri maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama memprioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja.
Sebagai bagian integral dari pembangunan berkelanjutan.
“Bersama, mari kita wujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing untuk mencapai masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
BACA JUGA:UMKM Binaan Kilang Pertamina Plaju Banjir Order selama Lebaran, Tembus 2.000 Toples Kue Kering
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Dukung Polda Sumsel Ungkap Praktik Pengoplosan LPG 3 Kg
Prestasi K3 Kilang Pertamina Plaju di bidang K3 pun kembali mendapat pengakuan.
Dengan diraihnya bintang 4 atau gold dalam Penghargaan WSO Indonesia-Pakistan Safety Culture Award (WISCA - WPSCA) Tahun 2024, yang diselenggarakan World Safety Organization.
Penghargaan diterima langsung oleh RU III di Jakarta, Selasa 30 April 2024.
Penghargaan ini diraih setelah melewati proses penilaian dan verifikasi secara objektif oleh Tim Penilai dari WSO Indonesia.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Meningkat, Kilang Pertamina Plaju Targetkan Suplai Avtur Capai 3.000 KL