Berita sebelumnya, mengoptimalkan produk gas alam cair (LNG) dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.
Hal itu ditempuh untuk pemenuhan kebutuhan industri di tengah menurunnya produksi gas bumi
Penetrasi produk energi masa depan ini juga menjadi bagian dari strategi untuk tetap tangguh.
BACA JUGA:Habiskan Dana Rp22,16 Triliun, Proyek Tol di Sumatera Selatan Ini Disebut Paling Mujur, Kok Bisa?
BACA JUGA:Uniknya Proyek Tol di Jawa Barat, Ada Aliran Sungai di Atas Lintasan Tol
Khususnya menghadapi risiko geopolitik global yang sedang terjadi.
”Ada satu inisiatif yang saat ini sedang PGN dorong yaitu melakukan penetrasi pasar dengan LNG,” ujar Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari.
Hal ini bisa menjadi pertimbangan industri jika ada kebutuhan industri yang tidak terpenuhi melalui gas pipa.
Rosa menambahkan apa yang dilakukan ini sebagai cara untuk mengantisipasi sekaligus tantangan natural decline atau penurunan produksi alami gas bumi yang terjadi
BACA JUGA:Layanan eSIM Telkomsel, Pelanggan Bebas Pilih Nomor Sendiri, Begini Cara Aktivasinya
Sehingga sebagai bagian dari komitmen PGN yakni energy provider untuk tetap membantu pemenuhan kebutuhan energi para pelanggan, terutama dalam hal ini adalah sektor industri.
Dengan begitu perusahaan masih tetap tumbuh meski dihadapkan dinamika yang terjadi saat ini.
Hal ini sejalan dengan informasi dari Kementerian ESDM pada Maret 2024
Dari keterangan tersebut mengumumkan bahwa cadangan gas bumi Indonesia diketahui lebih banyak dari pada cadangan minyak.
BACA JUGA:PGN Solution dan LEMIGAS Sepakat Kerja Sama di Bidang Minyak dan Gas Bumi