5 Suku Terbesar yang Ada di Pulau Sumatra, Dari Melayu Hingga Batak, Nomer 3 Paling Unik

Sabtu 27-07-2024,16:34 WIB
Reporter : Try Dina
Editor : Try Dina

Orang Batak adalah penutur bahasa Austronesia, tetapi tidak diketahui kepastian waktu nenek moyang orang Batak pertama kali bermukim di Tapanuli dan Sumatra Timur. 

Bahasa dan bukti-bukti arkeologis menunjukkan bahwa orang yang berbahasa Austronesia dari Taiwan telah berpindah ke wilayah Filipina dan Indonesia sekitar 2.500 tahun lalu, yaitu pada zaman batu muda (Neolitikum).

Identitas Batak populer dalam sejarah Indonesia modern setelah didirikan dan tergabungnya para pemuda dari Angkola, Mandailing, Karo, Toba, Simalungun, dan Pakpak di organisasi yang dinamakan Jong Batak tahun 1926, tanpa membedakan agama dalam satu kesepahaman.

Sebelum suku Batak menganut agama Kristen dan Islam, mereka mempunyai sistem kepercayaan dan religi terhadap Mulajadi na Bolon yang memiliki kekuasaan di atas langit dan pancaran kekuasaannya terwujud dalam Debata Natolu.

BACA JUGA:4 Tempat Makan Bubur Ayam di Palembang Terkenal dan Murah, Tempat Kaki Lima Rasa Ga Kalah Dengan Restoran Mewa

BACA JUGA:WEEKEND SERU! 5 Tempat Makan di Palembang Ini Bisa Jadi Tujuan Habiskan Waktu Libur Bersama Keluarga

5. Suku Mentawai

Suku Mentawai adalah penghuni asli Kepulauan Mentawai. Sebagaimana suku Nias dan suku Enggano, mereka adalah bagian dari Melayu Proto yang menetap di Kepulauan Nusantara sebelah barat. 

Selain di Mentawai, daerah hunian mereka berada di Pulau Pagai Utara dan Pagai Selatan.

Tradisi yang khas dari suku ini adalah penggunaan tato di sekujur tubuh (dalam bahasa setempat disebut dengan titi), yang terkait dengan peran dan status sosial penggunanya. 

Tidak sembarang tato, setiap motif yang dilukiskan di badan mereka memiliki filosofi tertentu.

BACA JUGA:Surat Resmi Keluar, Dana Bansos PKH Tahap 3 Dibagikan Via Pos Indonesia, Kapan Penyaluran Lewat KKS?

BACA JUGA:Bikin Lidah Bergoyang, 4 Tempat Makan Pempek Rp1000 di Palembang yang Pas Buat Akhir Bulan

Sebelum mengenal agama Kristen, suku Mentawai mengikuti kepercayaan mereka yang disebut dengan Sabulungan. Saat ini, hampir semua orang Mentawai sudah memeluk agama, khususnya agama Kristen, baik Protestan maupun Katolik, serta sebagian Islam, meskipun beberapa di antaranya masih menganut kepercayaan lama Sabulungan.

Itu saja informasi yang dapat dibagikan, semoga dapat dipahami!

 

Kategori :