Sianida rupanya memiliki peran penting dalam industri manufaktur, antara lain kertas, tekstil dan plastik.
BACA JUGA:Preview Serie A Inter vs Torino-Kabar Tim, Susunan Pemain dan Prediksi Skor
BACA JUGA:Baru dan Pertama di Sumsel, Kawasan Perikanan Terintegrasi Ada di Sungai Gerong
Selain itu, bahan kimia yang dimanfaatkan dalam percetakan foto juga mengandung sianida.
Manfaat lainnya yakni untuk bahan pelapisan listrik, pembersihan logam dan pemisahan emas dari bijihnya.
Zat kimiawi ini juga dikenal ampuh memusnahkan hama serangga dan tanaman, sehingga digunakan untuk membuat pembasmi hama.
Makanan yang Mengandung Sianida
BACA JUGA:Cicilan Mulai Rp500 Ribu Perbulan, Ini Syarat Kredit Motor Listrik Polytron Fox S dan Fox R
BACA JUGA:5 Rekomendasi Sedan Bekas Harga Terjangkau, Pas Buat Keluarga Di Akhir Pekan!
Keracunan sianida tak sekadar melalui makanan dan minuman yang tekontaminasi oleh zat tersebut.
Sejumlah bahan makanan secara alamiah juga mengandung sianida, diantaranya biji apel, biji plum, biji persik dan olahan singkong.
Gejala Keracunan Sianida
Gejala-gejala yang dirasakan oleh korban keracunan sianida antara lain nyeri dada, sesak, pusing, sakit mata, mata berair, mual, menyut, denyut jantung dan pernapasan lebih cepat atau lambat dan lain sebagainya.
BACA JUGA:NGERI BANGET! Ini 3 Fakta Tentang Pesugihan Kandang Bubrah Wonogiri, Benarkah Minta Tumbal?
BACA JUGA:Lowongan Kerja Kapal Pesiar untuk Lulusan SMA SMK S1 untuk Lulusan SMA SMK Hingga S1
Paparan sianida dalam jumlah banyak menyebabkan korban mengalami tekanan darah rendah atau tinggi, penurunan kesadaran, cedera paru-paru, kejang, koma hingga kematian.