Jadinya untuk salah satu bentuk investasi ini adalah pembangunan pabrik AirTag di Batam yang diharapkan dapat menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.
Namun proposal ini kembali ditolak karena tidak memenuhi prinsip keberadilan.
BACA JUGA:Anggota Polres Lahat Gugur, Kekasihnya Bagikan Pesan yang Mengharukan
BACA JUGA:Laga Red Sparks Kontra Hyundai Hillstate Jadi Pembuktian Pyo Seung-ju, Ini Profilnya
Yang dimana produksi AirTag juga dinilai tidak masuk dalam hitungan TKDN minimal 35% untuk iPhone 16 series.
"Jadi Cara mereka menghitungnya berbeda menurut saya," kata Rosan, merujuk kepada syarat TKDN.
"Kini mereka sudah menemukan solusi untuk itu, jadi mudah-mudahan mereka akan menerima perbedaan tersebut sehingga kami dapat menerima iPhone 16 dijual di Indonesia," sambungnya.