Pemerintah pusat sudah mengeluarkan instruksi untuk efisiensi anggaran guna mendukung program ini.
Pemerintah daerah harus mencari prioritas mana yang harus didahulukan untuk pembangunan,” kata Nopianto.
Menanggapi permintaan pelayanan gas alam, Nopianto yang juga Wakil Ketua DPRD Sumsel mengatakan, secepat mungkin pihaknya akan mengundang PGN untuk rapat dengar pendapat apakah di daerah ini memungkinkan dialiri gas alam.
Salah seorang warga Kalidoni menyampaikan aspirasinya ke dapil II-Rossa-
Untuk aspirasi penyediaan alat kesehatan bagi posyandu, Nopianto mengatakan, akan menindaklanjuti aspirasi ini.
Dia memastikan, Dapil II DPRD Sumsel bertanggung jawab terhadap masyarakat yang mereka wakilkan.
Sementara aspirasi pengecoran jalan, mendapat tanggapan dari Yansuri. Anggota Dapil II ini meminta warga membuat usulan berupa proposal.
“Serahkan ke lurah dan ditembuskan ke saya, akan kami upayakan di anggaran 2026,” kata Yansuri.
Terkait kolam retensi kota, dijelaskan, hal ini sering terkendala dengan ketersediaan lahan.
“Kalau ada informasi terkait lahan tolong informasikan ke kami,” ujar Yansuri.
Keluhan soal air bersih langsung ditanggapi pihak PDAM.
Dijelaskan, dahulu memang terkendala adanya pipa Pertagas, namun sekarang semuanya sudah teratasi.
Suasana menyerap aspirasi warga kelurahan Kalidoni saat reses masa sidang II tahun 2025-Rossa-
“Insya Allah habis Lebaran nanti semua bisa teraliri air bersih di Kelurahan Kalidoni, asalkan warga segera mendaftar,” katanya.
Sementara Koordinator Dapil II DPRD Sumsel, Zaitun, menjelaskan, semua aspirasi yang diserap dari kegiatan reses ini akan dilaporkan ke pemerintah melalui rapat paripurna DPRD Sumsel.
Untuk aspirasi-aspirasi yang membutuhkan biaya besar, akan diperjuangkan di anggaran 2026.