Kehadiran jamaah dalam sholat tarawih juga dapat menstimulasi rasa kebersamaan, yang pada gilirannya meningkatkan produksi hormon-hormon yang diperlukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
14. Meningkatkan Kedisiplinan dan Kemandirian
Melaksanakan sholat tarawih yang biasanya dilaksanakan pada malam hari yang cukup panjang membutuhkan kedisiplinan dan kemandirian yang tinggi.
Dengan melatih kedisiplinan dan kemandirian ini, seseorang dapat mengaplikasikannya dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk dalam menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat.
15. Menjaga Keseimbangan Emosional
Sholat tarawih juga dapat membantu seseorang menjaga keseimbangan emosionalnya.
Dengan merendahkan diri di hadapan Allah dan merenungkan makna ayat-ayat Al-Qur'an, seseorang dapat menemukan ketenangan batin dan mengelola emosi dengan lebih baik.
Hal ini dapat membantu mengurangi gejala depresi, kecemasan, dan stres yang dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Dengan jumlah raka'at yang cukup banyak dan proses pelaksanaan yang berkesinambungan, sholat tarawih memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik, mental, dan spiritual seseorang.
Dengan menjaga keseimbangan antara tiga aspek ini, seseorang dapat mencapai kesejahteraan yang lebih baik secara menyeluruh. Selain itu, melakukan sholat tarawih secara berjamaah juga dapat memperkuat hubungan sosial dan komunitas, yang pada gilirannya turut berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara luas.