Makna Zakat, Cara Menunaikan serta Jenisnya

Minggu 16-03-2025,15:13 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

b. Harta Emas dan Perak

Nishab untuk zakat emas adalah sebanyak 20 dinar atau senilai dengan 85 gram emas murni 24 karat. 

Sementara untuk perak nishabnya sebanyak 200 dirham atau 672 gram perak. 

Jika seorang muslim harta emas dan peraknya telah mencapai jumlah sekian, maka wajib baginya berzakat sejumlah 2,5

c. Harta Hasil Perdagangan

Harta selanjutnya yang wajib dizakati adalah harta hasil perdagangan, perniagaan, atau jual beli.  

Nishab untuk harta hasil perdagangan sama dengan emas, yakni 2,5 %. Dasar hukum zakat perdagangan adalah surah Al Baqarah ayat 267. 

Sementara itu, nishab harta hasil perdagangan adalah setara dengan 85 gram emas murni. 

d. Harta Hasil Pertanian

Harta hasil pertanian pun wajib dikeluarkan hartanya apabila telah mencapai syaratnya. 

Hasil pertanian ini baik hasil dari sayuran, buah-buahan, atau tanaman pertanian lainnya.  

Perlu diketahui, zakat hasil pertanian tidak ada haulnya. 

Sehingga zakat ini wajib dikeluarkan setiap kali panen. 

Dan kadar zakat yang bisa dikeluarkan untuk hasil pertanian yang diariri oleh air sungai, air hujan, dan mata air adalah sebesar 10%. 

Sementara itu, apabila pengairan pertaniannya perlu mengeluarkan biaya tambahan (misalnya seperti menggunakan penyiraman atau irigasi) maka kadar zakatnya sebesar 5%.

e.  Harta Hasil Peternakan

Kategori :