BACA JUGA:BURUAN! Klaim DANA Kaget hanya untuk Hari Ini, Ada Cuan Rp200.000 Gratis Menanti
Tidak semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disurvei, melainkan hanya mereka yang namanya muncul dalam aplikasi SIGMA milik pendamping PKH.
Bila nama kamu belum disurvei, namun tercantum dalam aplikasi, jangan khawatir.
Nama tersebut tetap aman dan tersimpan dalam sistem DTSEN.
Kamu masih memiliki peluang untuk disurvei di masa mendatang atau tetap dipertimbangkan dalam desil sebelumnya.
Keterbatasan waktu, terutama karena survei dimulai saat bulan puasa, menyebabkan sebagian pendamping hanya mampu menyurvei 5–10 keluarga per hari.
Di sisi lain, beberapa pendamping mendapat tugas hingga 700 keluarga, membuat proses survei tidak bisa menjangkau semua dalam waktu singkat.
Dengan cut-off data DTSEN yang dimajukan menjadi 20 April, maka proses pengolahan dan verifikasi data juga dipercepat.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa pencairan bansos tahap 2 (April–Juni) bisa dilakukan lebih awal, kemungkinan di bulan Mei atau paling lambat Juni 2025.
BACA JUGA:Daftar 5 Kota Terbesar di Indonesia dan Memiliki Keunikan Serta Daya Tarik Tersendiri, Ada Kotamu?
Namun, perlu diingat bahwa pencairan tetap bergantung pada hasil ranking data dari BPS.
Bila kondisi ekonomi kamu dianggap sudah tidak layak (misalnya punya aset berlebih, rumah bagus, penghasilan di atas UMR, dll), maka kemungkinan besar bantuan tidak akan cair.
Tugas Pendamping PKH
Perlu digarisbawahi, pendamping PKH hanya bertugas melakukan survei dan menginput jawaban sesuai dengan kondisi sebenarnya.