Barcelona 3-2 Real Madrid: Jules Kounde Beri Kemenangan Luar Biasa di Copa del Rey

Minggu 27-04-2025,08:59 WIB
Reporter : Agus Pongki
Editor : Agus Pongki

Ini juga merupakan kemenangan Clasico ketiga secara beruntun bagi Barca, yang meraih kemenangan di final Supercopa de Espana dan pertandingan LaLiga di awal musim ini. 

Clasico berikutnya juga bisa menjadi penentu gelar juara di kompetisi tertinggi.

BACA JUGA:Enzo striker Muda 18 tahun Ini Akan Bergabung Ke Manchester United Ini Sosoknya

BACA JUGA:PLN Mobile Proliga 2025: Palembang Bank Sumsel Babel Petik Hasil Maksimal Laga Pembuka Seri Kedua Final Four

Barca merupakan tim dari lima liga besar Eropa yang telah mencetak gol terbanyak musim ini (155) di seluruh kompetisi, dan meskipun lini pertahanan mereka tidak dapat menahan serangan bertabur bintang Madrid, kualitas Blaugrana di lini depan pada akhirnya menentukan.

Tantangan bagi Flick sekarang adalah untuk terus maju dan memenangkan LaLiga dan Liga Champions, setelah menjadi pelatih Barca kedua dalam sejarah yang memenangkan tiga Clasico pertamanya di semua kompetisi, setelah Pep Guardiola (lima di antaranya antara tahun 2008 dan 2010).

Apakah ini ucapan selamat tinggal untuk Don Carlo?

Hal ini terasa seperti akhir bagi Ancelotti di Real Madrid, yang telah berusaha keras untuk menciptakan kehebohan sebelum pertandingan dengan permintaan mereka agar wasit dibebastugaskan.

BACA JUGA:Parma 1-0 Juventus: Pellegrino Gagalkan Tim Tamu Naik Empat Besar Serie A

BACA JUGA:Getafe 0-1 Real Madrid: Arda Guler Menjaga Harapan Meraih Gelar Juara Tetap Hidup

Madrid sangat tidak senang dengan kepemimpinan wasit di sepanjang pertandingan, meskipun setelah unggul, mereka hanya dapat menyalahkan diri mereka sendiri karena telah menyia-nyiakan keunggulan tersebut.

Untuk beberapa saat di akhir babak kedua waktu normal, hal tersebut terlihat seperti salah satu kebangkitan Madrid yang terkenal. 

Namun hal tersebut tidak terjadi, dan dengan defisit empat poin yang harus dibalikkan di La Liga, sepertinya Los Blancos akan mengakhiri musim ini tanpa gelar apapun.

Modric, yang sering kali menjadi pemain penting di lini tengah Madrid, melakukan kesalahan umpan yang berujung pada gol penentu kemenangan Kounde. 

BACA JUGA:Arsenal 2-2 Crystal Palace: The Gunners Tergelincir Mudahkan Liverpool Raih Juara Liga Ingris

BACA JUGA:Inter 0-3 AC Milan (agregat 1-4): Dua Gol Jovic Bawa Rossoneri ke Final Coppa Italia

Pemain asal Kroasia ini telah memainkan partai Clasico ke-37, menyamai Fernando Hierro, Raul Gonzalez dan Iker Casillas sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak ke-10 dalam partai tersebut.

Kategori :