Pertama, masih ada formasi CPNS 2024 yang belum terisi.
BACA JUGA:Ketua Dekranasda Lubuklinggau Hj Risca Priba Ayu Hadiri Rakernas DEKRANAS
Kedua, sejumlah kementerian dan lembaga baru membutuhkan tambahan pegawai agar roda birokrasi berjalan lancar.
Ketiga, jumlah ASN yang pensiun tiap tahun semakin meningkat.
Hal ini juga ditegaskan oleh Menkeu Purbaya.
“Dalam 1–2 tahun terakhir, orang sulit mendapat pekerjaan karena ada kesalahan kebijakan moneter dan fiskal.
BACA JUGA:Kabar Gembira! Bulog Lubuklinggau Kembali Serap Gabah Sampai Akhir Tahun 2025
BACA JUGA:Liverpool vs Southampton: Prediksi dan Susunan Pemain Piala EFL
CPNS bisa menjadi salah satu jalan keluar,” katanya.
Instansi Sudah Lapor Kebutuhan
Dari sisi formasi, Menteri PANRB Rini mengungkapkan bahwa sejumlah instansi sudah mulai melaporkan kebutuhan pegawai.
Ia menjelaskan bahwa proses ini memang rutin dilakukan melalui perencanaan jangka panjang.
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel Pecahkan Rekor Dunia, Guru Indonesia Belajar AI Serentak
"Alokasi CPNS biasanya dari instansi. Mereka sudah punya perencanaan kepegawaian lima tahunan. Kami hanya memberikan formasi,” terang Rini.
Meski begitu, Rini mengingatkan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS 2026 belum bisa dipastikan tanpa arahan resmi dari Presiden.
Dengan kata lain, restu Presiden Prabowo menjadi pintu akhir yang harus dilewati agar seleksi ini benar-benar dibuka.