Data spasial dan visual yang dihasilkan dapat membantu pemerintah dalam memetakan potensi wisata, merumuskan kebijakan tepat sasaran, serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel MoU dengan DJKN, Pastikan Tidak Ada Aset Daerah yang Terbengkalai
BACA JUGA:Ombudsman RI Apresiasi Kinerja Pemprov Sumsel Responsif dalam Pelayanan Publik
Sementara itu, Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Bappenas, Wahyu Wijayanto, S.I.P., M., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas inisiatif menggelar sosialisasi ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong transformasi digital, khususnya di sektor pariwisata.
“Upaya ini selaras dengan RPJMN yang telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2029 sebesar 8 persen. Transformasi digital ditetapkan menjadi satu dari delapan strategi nasional yang berperan krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berdaya saing,” jelas Wahyu.
Ia menambahkan, ekonomi digital diharapkan dapat mempercepat laju pembangunan ekonomi daerah dan nasional secara signifikan.
BACA JUGA:Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel Salurkan Beras ke Driver Online
Dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, Sumsel diharapkan mampu memperkuat daya tarik investasi dan wisata.
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Basyaruddin Akhmad, CEO Go Virtual Bobby Cendrawanto, serta Kepala Bappeda Sumsel Regina Aryanti, ST.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan pusat dalam mendorong transformasi digital di Sumsel.