BACA JUGA:Luncurkan BSI OTO Melalui BYOND, Proses Beli Mobil Jadi Cepat dan Mudah
Lebih jauh Anggoro mengungkap, bahwa pesantren adalah bagian dari Islamic ecosystem yang dikembangkan BSI.
Pengembangan dan pemberdayaan ekosistem pesantren tak hanya dilakukan melalui jalur bisnis, tapi juga jalur sosial.
“Optimalisasi pesantren menjadi salah satu fokus BSI untuk memperluas penetrasi layanan keuangan syariah di bidang pendidikan.
Saat ini BSI telah bermitra dengan lebih dari 12ribu pesantren di seluruh Indonesia, dengan dana kelolaan tumbuh 19,69% secara tahunan dengan total dana kelolaan hampir Rp2 triliun,” papar Anggoro.
BACA JUGA:BSI dan Mekari Kolaborasi Ciptakan Ekosistem Keuangan Syariah Digital Terintegrasi
BACA JUGA:BSI Gandeng GAHC, 1.000 Sertifikasi Halal Australia Disiapkan untuk UMKM Indonesia
BSI juga, lanjut Anggoro, mendorong akselerasi layanan digital di lingkungan pesantren.
BSI Perluas Layanan
Melalui penetrasi layanan pembayaran institusi, kemudahan cash management BEWIZE dan juga peningkatan ekonomi pesantren melalui perluasan layanan agen laku pandai BSI Agen yang bisa melayani transaksi perbankan tanpa harus datang ke bank.
Sedikitnya sekitar 2.300 lembaga pendidikan, termasuk 600 pesantren telah memanfaatkan jasa digital BSI.
BACA JUGA:BSI International Expo 2025 Raup Transaksi Rp2,66 Triliun, 60 Ribu Pengunjung Hadir
BACA JUGA:BSI Griya Tumbuh Pesat, Menyasar Gen Z dan Milenial dengan Skema Pembiayaan Fleksibel
Tak hanya itu, kata Anggoro, BSI juga melibatkan pesantren di dalam program pemberdayaan UMKM melalui Talenta Wirausaha dan Aceh Muslimpreneur untuk mencetak wirausaha muda dari kalangan santri.
“BSI juga mendistribusikan bantuan serta berkolaborasi pada program yang mendukung kemajuan Pesantren seperti dukungan beasiswa, pendampingan dan pembiayaan UMKM, maupun komitmen bantuan sosial kemanusiaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan sosial dan spiritual, tambah Anggoro, BSI turut berkontribusi untuk renovasi kelas, bantuan fasilitas pendidikan dan alat belajar, dan bantuan sosial kemanusiaan lainnya.
“Kontribusi ini dilakukan sebagai bentuk konkrit zakat yang dikeluarkan BSI untuk masyarakat,” tukasnya. ***