Sekda Edward Candra Buka Coaching Clinic Pengantar Kerja untuk Tingkatkan Kualitas SDM Sumsel

Jumat 10-10-2025,10:37 WIB
Reporter : Bethanica
Editor : Bethanica

Ia juga menambahkan, indikator keberhasilan pejabat fungsional pengantar kerja bukan hanya pada jumlah tenaga kerja yang terserap, tetapi juga pada menurunnya kasus-kasus ketenagakerjaan, terutama yang melibatkan pekerja migran.

BACA JUGA:Gempa Magnitudo 4.9 Guncang Keerom Papua pada Kedalaman 10 Km, Tak Berpotensi Tsunami

BACA JUGA:Misi Jauhi Zona Degradasi, Sriwijaya FC Target 3 Poin di Kandang PSPS Sore Ini

“Pengantar kerja yang kompeten akan berkontribusi langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan stabilitas ketenagakerjaan di daerah,” ungkap Edward.

Sementara itu, Direktur Bina Pengantar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Soman Wisnu Darma, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pejabat fungsional pengantar kerja merupakan posisi strategis yang wajib ada di setiap instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah.

“Peran mereka menjadi penghubung vital antara tenaga kerja dan dunia usaha,” jelasnya.

Wisnu mengungkapkan, dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, sudah ada 9 kabupaten dan 3 kota yang memiliki pejabat fungsional pengantar kerja.

BACA JUGA:Antony Sempat Ditawar Mantan Juara Liga Champions Saat Sepakat dengan Real Betis

BACA JUGA:BRI Borong 4 Penghargaan di Indeks52, Tegaskan Posisi Sebagai Emiten Unggulan

Ia berharap pemerintah provinsi segera melengkapi kebutuhan formasi di seluruh daerah.

“Pada 2023, Menteri Ketenagakerjaan telah menetapkan pedoman penghitungan kebutuhan tenaga kerja. Ini dapat dijadikan acuan oleh daerah dalam menyusun formasi dan kebutuhan jabatan,” bebernya.

Selain itu, Kemnaker juga tengah mengembangkan aplikasi kebutuhan pengantar kerja yang memudahkan pendataan dan pemetaan tenaga pengantar kerja secara nasional.

Wisnu berharap, instansi pengguna pengantar kerja di daerah dapat melakukan sinkronisasi data melalui aplikasi tersebut.

BACA JUGA:Inovasi Digital Jadi Kunci, HK Ukir Prestasi di Kompetisi BIM Internasional

BACA JUGA:Penyandang Disabilitas Kini Melek Finansial! Ini Program Edukasi Inklusif dari Rupiah Cepat

“Kami juga meminta agar formasi jabatan pengantar kerja dipastikan tersedia lebih dulu sebelum dilakukan rekrutmen,” tambahnya.

Kategori :