Seluruh perkara kepabeanan dan cukai ditangani hingga tahap P-21, sementara perkara NPP diserahkan kepada Polres Aceh Tamiang, Polda Aceh, Mabes Polri, dan BNN.
Selain itu, ditetapkan 49 Keputusan BDN–BMMN atas barang hasil penindakan.
BACA JUGA:Capaian Produksi Minyak Pertamina EP Naik 6,6 Persen Sepanjang 2025
BACA JUGA:Pemkab dan DPRD Muba Kompak Cari Celah Dongkrak PAD di Tengah Menyusut DBH
Peran Industrial Assistance melalui Pembinaan UMKM
Selain menjalankan fungsi penerimaan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Langsa juga turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekonomi di wilayah kerjanya.
Melalui fungsi industrial assistance Bea Cukai Langsa melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat meningkatkan kapasitasnya dan mampu bersaing di pasar global.
Melalui pendekatan kolaboratif dan berorientasi pada solusi, Bea Cukai Langsa memberikan asistensi berupa edukasi regulasi, konsultasi teknis, serta fasilitasi akses informasi terkait peluang pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
BACA JUGA:Lengkap! Jadwal Sholat Palembang Hari Ini, Rabu 14 Januari 2026
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Terus Menguat, UBS dan Galeri24 Naik Hari Ini
Peran industrial assistance ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Kemanusiaan Penanganan Bencana Banjir di Aceh
Di luar tugas utama kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Langsa yang tergabung dalam Tim Bea Cukai Peduli juga menunjukkan kepedulian sosial melalui keterlibatan aktif dalam penanganan bencana banjir yang melanda Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November hingga Desember 2025.
Sejak fase tanggap darurat, Bea Cukai Langsa melakukan koordinasi lintas instansi serta pemantauan lapangan untuk menentukan wilayah prioritas.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG 14 Januari 2026, Hujan Ringan Rata di Sumsel, Muba Hujan Sedang
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Salurkan Bantuan Darurat Untuk Bantu Korban Banjir di Belitang
Dalam mendukung distribusi bantuan, Bea Cukai mengerahkan Kapal Patroli BC 60001 dan BC 30001 untuk mengangkut ±19 ton bantuan logistik dari Pelabuhan Belawan menuju Aceh, termasuk kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, serta 50 tenaga kesehatan dan relawan.
Distribusi dilakukan melalui skema ship to ship transfer dan dilanjutkan penyaluran langsung ke posko-posko pengungsian dan desa terdampak secara door to door.