Bea Cukai Langsa juga terlibat dalam evakuasi warga terdampak, termasuk kelompok rentan, serta menyelenggarakan bakti sosial dan layanan kesehatan gratis bekerja sama dengan RSU Putri Bidadari Aceh, yang telah melayani 444 warga.
Dalam rangka pemulihan pascabencana, Bea Cukai Langsa juga menyalurkan bantuan kepada UMKM binaan terdampak banjir guna mendukung pemulihan ekonomi lokal.
BACA JUGA:Persiapan Pensiun Jadi Lebih Mudah dengan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo
BACA JUGA:Koordinasi Langsung dengan Kementerian ESDM, Muba Siap Dukung PSN Biorefineri
Selain itu, Bea Cukai Langsa turut mendukung pemulihan jaringan komunikasi melalui koordinasi dan pendampingan dengan PT Telkom Indonesia, guna mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah terdampak, yang sangat penting bagi kelancaran koordinasi dan aktivitas Masyarakat.
Secara keseluruhan, kinerja Bea Cukai Langsa Tahun 2025 menunjukkan penguatan peran institusi secara menyeluruh, baik dalam optimalisasi penerimaan negara, penegakan hukum kepabeanan dan cukai yang profesional, maupun kehadiran nyata negara melalui aksi kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi.
Ke depan, Bea Cukai Langsa akan terus memperkuat sinergi lintas instansi, meningkatkan pengawasan berbasis risiko, serta menjaga profesionalisme dan integritas aparatur demi mendukung penerimaan negara dan melindungi masyarakat secara berkelanjutan. ***