Pertapreneur Aggregator, Strategi Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Kamis 15-01-2026,15:05 WIB
Reporter : Ella Sulistiana
Editor : Ella Sulistiana

Dilanjutkan dengan kelas Businesss Acceleration & Scaling Up dengan mentor dari Universitas Gadjah Mada.

BACA JUGA:Skor ESG Meningkat, Pertamina Raih Peringkat 1 Dunia di Sub Industri Integrated Oil and Gas

BACA JUGA:Pertamina Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan Sepanjang 2025

Sebanyak 10 Champion PAG 2025 mengikuti pembekalan intensif yang mencakup penguatan strategi bisnis serta penyusunan  awal Business Improvement Plan (BIP), termasuk aspek finansial sebagai dasar perencanaan pengembangan usaha.

Memasuki Januari 2026, program berlanjut ke tahap Visitasi Lapangan (Site Visit) oleh tim asesor ke lokasi usaha masing-masing Champion. 

Visitasi ini difokuskan pada validasi lapangan melalui pencocokan antara dokumen BIP dengan kondisi riil usaha, meliputi aset, kapasitas produksi, stok, dan operasional sebagai penetapan data baseline.

Selain itu, visitasi juga diarahkan untuk melakukan finalisasi Objective and Key Results (OKR) dengan menurunkan strategi BIP ke dalam target bulanan yang terukur sebagai dasar pemantauan kinerja dan kesiapan pencairan hibah. 

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh dan Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal pasca Bencana

BACA JUGA:Kolaborasi Pertamina–RSUD Aceh Tamiang: Bahu-Membahu Operasikan Layanan Kesehatan

Tahap ini turut mencakup verifikasi kesiapan agregasi, termasuk keberadaan dan kesiapan calon UMKM  untuk dikembangkan melalui skema kolaborasi dan agregasi usaha.

Melalui Program Pertapreneur Aggregator, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM pangan agar tumbuh sebagai pelaku usaha yang berstandar, berdaya saing.

Serta berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat Indonesia.

 

Kategori :