BACA JUGA:Wajib Diketahui Pekerja dan Perusahaan, Kadisnakertrans Muba Kupas Tuntas Pengawasan Tenaga Kerja
BACA JUGA:Tokoh Agama, Adat dan Pemuda di Muba Dukung Polri Tetap Dibawah Kepemimpinan Presiden
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menyatakan bahwa sinergi antar kabupaten adalah kunci kemajuan provinsi Sumatera Selatan kedepanya.
"Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan sharing program untuk kemajuan bersama sama.
Perda Nomor 2 Tahun 2020 bukan sekadar aturan, tapi instrumen pelindung tenaga kerja lokal kita.
Dengan pelatihan vokasi spesifik seperti migas, pelatihan vokasi alat berat pelatihan Vokasi Bahasa Jepang dan tentunya Pelatihan Vokasi yang dibutuhkan industri saat ini, kita tidak hanya memberi pekerjaan, tapi memberi keahlian berkelanjutan," ujar Sinulingga.
Di sisi lain, Kepala Distransnaker Banyuasin, Ir. H. Epriliansyah, M.Si, menegaskan bahwa Muba memiliki skema yang patut diadopsi untuk memperkuat kebijakan di Banyuasin.
“Kami melihat Muba sangat progresif dibawah komando Pak Kadisnya Pak Sinulingga.
Informasi yang kami dapatkan hari ini, mulai dari tata kelola TKA hingga program magang ke Jepang, akan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat kebijakan ketenagakerjaan di Banyuasin agar lebih solid dan tepat sasaran," ungkapnya.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif, demi menciptakan iklim investasi dan ketenagakerjaan yang lebih kompetitif di wilayah Sumatera Selatan. ***