“Mulai dari pendaftaran, rujukan, sampai masuk ruang perawatan, kami merasa dilayani dengan baik. Perawat dan petugas rumah sakit cukup ramah dan sigap,” ujarnya.
Namun, pengalaman berbeda dirasakan saat pasien menjalani pemeriksaan di Poli Bedah.
Ia mengaku harus menunggu dokter cukup lama tanpa kepastian waktu pelayanan.
BACA JUGA:Ramai Isu Perbedaan Gaji PPPK Paruh Waktu di RSUD Kayuagung, Ini Penjelasan Manajemen
BACA JUGA:Gegerkan Petugas Medis! Joncik Muhammad Sambangi RSUD Jam 12 Malam, Ini yang Dicari
“Kami menunggu cukup lama. Informasi yang kami terima, dokter yang ditunggu sedang praktik di luar rumah sakit dan baru datang setelah selesai praktik,” ungkapnya.
Selain itu, pasien juga menyoroti kondisi fasilitas ruang rawat inap BPJS Kelas I yang dinilai belum sesuai standar pelayanan.
“AC tidak dingin, TV tidak berfungsi, pintu kamar tidak bisa dikunci dengan baik, kamar mandi kotor, bahkan baju pasien untuk operasi sudah sobek dan lusuh,” keluhnya.
Meski demikian, pasien tetap memberikan apresiasi terhadap sikap profesional dan empati tenaga medis RSUD Kota Prabumulih.
BACA JUGA:Kolaborasi Pertamina–RSUD Aceh Tamiang: Bahu-Membahu Operasikan Layanan Kesehatan
BACA JUGA:Pj Sekda Muba Pinta Manajemen RSUD Sekayu Terus Meningkatkan Pelayanan yang Humanis
“Pelayanannya sebenarnya sudah baik. Tinggal fasilitas dan pengaturan jadwal dokter saja yang perlu ditingkatkan. Apalagi kami ini peserta BPJS yang sudah bertahun-tahun rutin membayar,” pungkasnya.