SEKAYU, PALPRES.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi tancap gas menuju digitalisasi SDM.
Dalam audiensi strategis hari ini, Kadisnakertrans Muba menyambut langsung Anggia, entrepreneur muda sekaligus Owner Golden Sky, untuk meluncurkan kolaborasi pelatihan komputer intensif yang didesain khusus untuk menjawab tantangan industri 4.0.
Didampingi Sekretaris Dinas, Juanda, serta seluruh barisan Kepala Bidang (Kabid), Disnakertrans Muba menegaskan bahwa masa depan pemuda Muba harus berbasis teknologi (Tech-Ready).
Kolaborasi "Out of the Box": Skill Mewah, Anggaran Mandiri
BACA JUGA:Akselerasi Dana PPM: Menjalankan Amanat Perda 2 Tahun 2020 untuk Muba Maju Lebih Cepat
BACA JUGA:Safari Ramadan 2026 Dimulai, Bayung Lencir Jadi Kecamatan Pertama yang Dikunjungi Bupati Muba
Program ini menjadi perbincangan hangat karena mengusung konsep Non-APBD.
Seluruh pendanaan pelatihan akan disokong penuh oleh jaringan sponsor dan mitra strategis Golden Sky dan Pihak Swasta Lainnya.
Ini adalah bukti nyata, bahwa kolaborasi sektor publik dan swasta bisa melahirkan solusi tanpa harus bergantung pada anggaran daerah.
Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga AP menyatakan bahwa Rencana Kerja dan ide dan inovasi ini adalah jawaban atas kebutuhan pasar kerja global yang semakin kompetitif.
BACA JUGA:Berkah Ramadan 2026 untuk Generasi Muda Muba: PT Gorby Putra Utama dan Disnakertrans Buka Loker
BACA JUGA:Manfaatkan Aset Tak Terpakai, Pemkab Muba Tanam Sawit dan Tebar 10 Ribu Benih Lele
"Dunia kerja hari ini tidak lagi bertanya apa ijazahmu, tapi apa skill digitalmu.
Kami bangga ada pengusaha muda seperti Anggie yang punya visi luar biasa.
Ini adalah program win-win solution; pemuda kita dapat ilmu mahal secara gratis, dan daerah mendapatkan SDM unggul.
Kami pastikan tim Disnakertrans memberikan dukungan penuh secara teknis dan administrative, agar program Non-APBD ini bisa menjadi pilot project percontohan Pengusha Muda dan Disnaketrans di Sumsel," dan tegas Kadisnakertrans.