Tahanan BNN Minum Pembersih Lantai: Kepala BNN Bantah, Hasil RS Berkata Lain! Ada Apa?

Jumat 27-03-2026,14:20 WIB
Reporter : Andri Yanto
Editor : Kgs Yahya

PRABUMULIH, PALPRES.COM - Masyarakat kota Prabumulih dihebohkan terkait ada tahanan terbukti positif narkoba diduga meminum pembersih lantai (prostex,red) di kantor BNN Kota Prabumulih.

Aksi tahanan berinisial OB (35) warga Sukajadi yang diduga nekat itu, membuat publik heran atas kejadian itu.

Sehingga kejadian OB tahanan BNN Prabumulih yang minum cairan Prostex viral di jagat raya media sosial (medsos).

Berbagai spekulasi muncul apakah ini bentuk kelalaian pihak BNN Prabumulih atau ada hal lain hingga OB nekat meminum cairan pembersih lantai tersebut.

BACA JUGA:Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan di Diskotik DA Palembang, Inisial K Kini Diburu

BACA JUGA:Geger! Pegawai Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas Mengenaskan dalam Kamar Terkunci

Kepala BNN kota Prabumulih, AKBP Fauziah saat dikonfirmasi menjelaskan kalau OB merupakan bukan tahanan melainkan claine BNN Prabumulih yang terbukti positif menggunakan narkoba dan perlu direhabilitasi.

Selain itu, OB tidak ditahan di dalam ruang penjara BNN Prabumulih melainkan hanya berada di dalam kantor BNN.

Nah mengenai OB apakah meminum cairan pembersih lantai, saat itu tidak ada yang melihatnya.

Sebab, waktu kejadian OB berniat ingin solat di lantai 2 makanya oleh pihak penjaga di izinkan.

BACA JUGA:Identitas Terungkap! Misteri Jasad Mengapung di Sungai Ogan Akhirnya Terjawab, Ternyata Pengemudi Speedboat

BACA JUGA:Niat Baik Berujung Petaka! Pemuda di OKU Selatan Kena Bacok Saat Lerai Perkelahian di Simpang Ketuay

"Jadi kalau OB meminum Prostex belum bisa dipastikan. Ya memang di lantai 2 di dekat dia ditemukan botol. Saat ini OB sehat dan berada dalam pengawasan," katanya.

AKBP Fauziah menambahkan, OB saat sudah di observasi di RSUD dan tidak ada hal yang menghawatirkan makanya kami bawa pulang lagi ke kantor BNN Prabumulih.

"Keluarga OB minta rawat inap tapi hasil tindakan observasi dari rumah sakit tidak ada, makanya kami bawa pulang ke BNN karena masih dalam pengawasan. Selain OB akan kita rehabilitasi di yayasan swasta untuk rawat inap karena terbukti mengkonsumsi narkoba," tegasnya.

Kategori :