Banyak yang mempertanyakan bagaimana sistem pengawasan tahanan di BNN dapat kecolongan hingga bahan kimia berbahaya bisa diakses oleh seseorang yang sedang berada dalam pengamanan aparat.
Jika benar terjadi kelalaian, publik menilai insiden ini bukan sekadar peristiwa biasa, melainkan sinyal serius bahwa prosedur pengawasan tahanan perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Tanpa transparansi dan penjelasan resmi dari pihak BNN, pertanyaan publik akan terus mengemuka: bagaimana mungkin seorang tahanan bisa menenggak cairan pembersih lantai di dalam kantor lembaga yang seharusnya memiliki pengawasan ketat?